Satwa Dilindungi dari Kalimantan Diamankan di Pelabuhan Parepare

Jumat, 5 April 2019 - 19:18 WIB

FAJAR.CO.ID,PAREPARE–Stasiun Karantina Parepare untuk kesekian kalinya mengamankan sejumlah satwa dilindungi di Pelabuhan Parepare, Jumat, (5/4/2019). Tiga ekor monyet jenis ekor panjang dan lima musang ditemukan dalam keadaan hidup dan tanpa pemilik.

Kepala Karantina Parepare, Abdul Rahman, melalui Humas Stasiun Karantina Parepare, Sarifah, mengatakan, satwa itu disinyalir dari Kalimantan.

Menurutnya, penemuan itu bukan pertama kalinya, Stasiun Karantina Parepare mengamankan satwa di Pelabuhan Nusantara Parepare pada 18 Maret 2019 lalu. Saat itu, bebernya, ditemukan lima ekor burung murai, satu ekor burung cucak hijau, 42 ekor burung kolibri.

Tak hanya itu, pada 25 Maret, 13 ekor burung beo juga diamankan.
“Ini sudah ketiga kalinya, karena pada Maret lalu kami juga mengamankan beberapa hewan yang termasuk dilindungi. Dan keadaannya sama, tanpa pemilik, disinyalir dari Pulau Kalimantan,” ungkap Sarifah kepada parepos.fajar.co.id

Satwa yang ditemukan tersebut, kata Sarifah, telah diserahkan ke Balai Besar Konsevarsi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Sulsel Parepare. “Semua hewan yang dilindungi tersebut telah kami serahkan ke KSDA,” ujarnya.

Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dilarang untuk memelihara satwa langka.

Pelanggar, tambah dia, diancam penjara lima tahun serta denda hingga Rp 100 juta. Saat ini, satwa yang diamankan telah diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Parepare untuk dikonservasi. (mat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.