Soal People Power, Kapolda Sulsel: Kami Punya Mekanisme

Jumat, 5 April 2019 - 10:14 WIB

FAJAR.CO.ID–Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais mengancam mengerahkan massa bila terjadi kecurangan di Pemilu 2019. Metode penggunaan kekuatan masyarakat atau people power dalam melakukan protes itupun disikapi Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Hamidin. “Kami sudah punya mekanisme kalau ada kejadian seperti itu,” kata Hamidin, Jumat (5/4).

Hamidin tak ingin berandai-andai. Namun bila ancaman Amien Rais benar terwujud, Polda Sulsel siap melakukan pengamanan sesuai dengan mekanisme dan Sistem Operasional Prosedur (SOP).

“Kalau kami andai-andaikan, capek. Tapi kami sudah punya mekanisme yang terukur. Kalau terjadi A, maka yang kami lalukan satu, dua, tiga. Kalau terjadi B, juga demikian,” ujar Hamidin.

Jika penanganan teknis terjadi kekurangan personel, Polda Sulsel akan menerapkan sistem rayonisasi dengan mengumpulkan kekuatan bersama jajaran. “Kami kumpulkan yang berada di luar wilayah. Itu yang kami lakukan,” tegas Hamidin.

Sebelumnya, ancaman pengeraha massa dilontarkan Amien Rais dalam Apel Siaga Umat 313 di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (31/3). Apel merupakan rangkaian untuk mencegah kecurangan pesta demokrasi pada 17 April 2019.

Amien mengaku siap menggerakkan people power karena itu bagian dari demokrasi. “Kalau nanti terjadi kecurangan (pemilu), kami nggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Nggak ada gunannya. Tapi kami (pakai) people power,” tegas mantan Ketua MPR RI itu. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *