Bawaslu Pekanbaru Tangani 5 Dugaan Pelanggaran, 3 Diantaranya Politik Uang

Minggu, 7 April 2019 - 16:31 WIB

FAJAR.CO.ID, PEKANBARU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru, setidaknya menangani dua temuan pelanggaran dan tiga laporan dugaan politik uang selama tahapan Pemilu 2019. Temuan dan laporan itu sudah diproses dan mengeluarkan hasil.

“Temuan dan laporan tersebut terkait persoalan administrasi, keberpihakan ASN, dan politik uang,” kata Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid Nasution, Minggu (7/4).

Kelima hal terindikasi pelanggaran tersebut, kata Indra, setelah diproses dan dilakukan penyidikan ternyata tidak semuanya termasuk ke dalam kategori pelanggaran. Kebanyakan hanya menggambarkan pelanggaran yang diregistrasi saja.

Sementara pelanggaran terkait alat peraga kampanye (APK) serta pemberitahuan kampenye diakuinya banyak di Pekanbaru. “Untuk yang kampanye ini tidak kita registrasi, langsung kita tindak,” sebutnya.

Indra menjelaskan lima pelanggaran tersebut saat ini sudah diproses bersama dengan sentra Gakkumdu. Dua temuan yang didata yakni dugaan pelanggaran administrasi oleh KPU Riau saat verifikasi faktual. Kasus ini sudah disidang dan diputuskan KPU Pekanbaru tidak bersalah.

Sedangkan temuan kedua yakni dugaan ASN yang tidak netral di Pekanbaru. Saat itu sudah disidangkan dan dinyatakan bersalah. “Kami juga sudah koordinasikan ini ke KASN namun belum ada tindak lanjut. Kami akan kembali follow up kasus tersebut,” jelas Indra.

Sementara untuk tiga laporan pelanggaran, seluruhnya terkait dengan politik uang. Laporan ini menimpa satu caleg petahana DPRD Riau, caleg petahana DPRD Pekanbaru dan satu lagi caleg baru.

“Dari ketiganya sudah kita plenokan dan tidak ada satupun yang memenuhi unsur pelanggaran kampanye. Termasuk kasus terakhir yang menimpa Sahril,” pungkasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.