PT KAI Daop 1 Siapkan 29.456 Kursi Kereta Tambahan Lebaran

Minggu, 7 April 2019 - 05:37 WIB

MULAI PADAT: Seorang penumpang menaikkan barang bawaannya saat akan menaiki kereta api di Stasiun Kota Kediri. Tiket KA dari stasiun ini hingga lima hari setelah Lebaran nanti sudah habis. (M FIKRI ZULFIKAR – JawaPos.com/RadarKediri)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dalam memberikan pelayanan yang total, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menambahkan 29.456 kursi tambahan demi mengantisipasi lonjakan penumpang. Tiket diketahui sudah dapat dibeli, Sabtu (6/4).

Direktur PT KAI Edi Sukmoro menyatakan jumlah kursi kereta api tambahan itu meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya yang hanya ada 27.072 kursi. Hal ini dilakukan agar penumpang dapat lebih nyaman dan tenang menyambut Lebaran.

“Kami terus menerus meningkatkan pelayanan dengan menambah KA-KA tambahan pada angkutan Lebaran 2019 tanpa mengurangi kenyamanan penumpang,” ucap Edi dalam keterangannya, Sabtu (6/1).

Edi menjelaskan pihaknya menambah kereta berbagai rute yang difavoritkan masyarakat seperti dari keberangkatan Stasiun Pasar Senen dan Gambir menuju Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang.

Tidak hanya itu, Edi menyatakan selama masa angkutan Lebaran, KAI kembali akan menggelar program pembagian takjil gratis kepada penumpang di stasiun-stasiun besar dan buka sahur gratis kepada seluruh penumpang KA (kecuali KA Lokal).

Kegiatan ini berlangsung pada sepuluh hari terakhir di bulan puasa. Maka penumpang tidak perlu repot-repot mencari atau menyiapkan makanan untuk berbuka dan sahur saat sedang dalam perjalanan.

“KAI akan membuka posko Angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari mulai tanggal 26 Mei sampai 16 Juni 2019. Selama masa posko tersebut, seluruh pegawai KAI akan dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun,” tandasnya.

Berikut daftar KA tambahan per hari untuk mudik lebaran dengan total 50 KA, diantaranya :

1. Argo Dwipangga Fak. Solo-Gambir. 2 KA. 1.000 kursi.

2. Argo Jati Fak. Gambir-Cirebon. 2 KA. 8.00 kursi.

3. Argo Jati Tamb. Gambir-Cirebon. 2 KA. 900 kursi.

4. Argo Lawu Fak. Gambir-Solo. 2 KA. 1.000 kursi.

5. Argo Muria Leb. Semarang Taw-Gambir. 2 KA. 1.000 kursi.

6. Argo Sindoro Leb. Semarang Tawang-Gambir. 2 KA. 1.000 kursi.

7. Brantas Leb. Pasar Senen-Semarang Poncol-Blitar. 2 KA. 1.868 kursi.

8. Cirebon Ekspres Fak. Gambir-Cirebon. 2 KA. 1.080 kursi.

9. Gajayana Leb. Gambir-Malang. 2 KA. 900 kursi.

10. Kertajaya Leb. Pasar Senen – Surabaya Pasarturi. 2 KA. 1.868 kursi.

11. Kutojaya Selatan Leb. Kiaracondong-Kutoarjo. 2 KA. 1.328 kursi.

12. Kutojaya Utara Tamb. Pasar Senen-Kutoarjo. 2 KA. 1.600 kursi.

13. Lodaya Leb. Bandung-Solo. 4 KA. 2.024 kursi.

14. Mataram. Pasar Senen-Lempuyangan. 2 KA. 1.140 kursi.

15. Matarmaja Leb. Pasar Senen-Malang. 2 KA. 1.580 kursi.

16. Pasundan Leb. Kiaracondong-Surabaya Gubeng. 2 KA. 1.368 kursi.

17. Purwojaya Leb. Gambir-Cilacap. 2 KA. 1.000 kursi.

18. Sancaka Leb. Yogyakarta-Surabaya Gubeng. 2 KA. 1.180 kursi.

19. Sawunggalih Leb. Pasar Senen-Kutoarjo. 2 KA. 1.280 kursi.

20. Sembrani Leb. Gambir-Surabaya Pasarturi. 2 KA. 900 kursi.

21. Senja Cirebon Fak. Pasar Senen-Cirebon. 2 KA. 1.040 kursi.

22. Taksaka Malam Leb. Gambir-Yogyakarta. 2 KA. 1.000 kursi.

23. Taksaka Pagi Leb. Yogyakarta-Gambir. 2 KA. 1.000 kursi.

24. Tawangjaya Leb. Pasar Senen-Semarang Poncol. 2 KA. 1.600 kursi.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.