Tol Sumsel-Bengkulu Mulai Digarap Mei Tahun Ini

Minggu, 7 April 2019 - 20:32 WIB

Menhub RI, Budi Karya Sumadi. (Alwi Alim/JPC)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah pusat bakal kembali melakukan pembangunan jalan tol untuk menghubungkan Sumsel-Bengkulu. Tol ini nantinya merupakan bagian dari tol Trans Sumatera yang memiliki panjang 308 kilometer.

Adapun waktu pengerjaan ditargetkan selama dua tahun. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pengerjaan ini akan dilakukan oleh kontraktor PT Hutama Karya. Rencananya Selasa (9/4) mendatang akan dilakukan kontrak kerja.

“Nantinya jalan tol ini menghubungkan dari Bengkulu, Lubuklinggau, Lahat, Muara Enim dan Ogan Komering Ilir (OKI),” katanya saat ditemui, Minggu (7/6).

Dengan adanya tol ini, ia mengaku mampu memangkas waktu perjalanan dari Palembang ke Lahat. Dari semula 5-6 jam menjadi 2 jam. Menurutnya, dengan jalan tol ini juga mampu merangsang bisnis batubara di Sumsel.

Apalagi, Lahat merupakan lumbung energinya Sumsel dan Indonesia. “Jadi jalan tol ini sangat penting bagi Lahat,” tutupnya.

Sementara itu, Manager Proyek Divisi Tol PT Hutama Karya Hasan Turcahyo menambahkan, jalan tol ini nantinya akan terbagi menjadi dua ruas tol yakni Muara Enim – Lubuklinggau sepanjang 125 kilometer dan Lubuklinggau – Curup sepanjang 95 kilometer.

Menurutnya, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan tol ini ditaksir hingga Rp 100 miliar per kilometer atau sama dengan pengerjaan jalan Tol Palembang – Indralaya (Palindra).

“Skema pembiayaannya 70 persen penyertaan modal dari pemerintah. Sisanya, dari pinjaman lembaga keuangan non bank dan obligasi,” katanya.

Dirinya menambahkan, pembangunan jalan tol ini merupakan bagian dari proyek nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang diprioritaskan pada 2019 – 2023.

“Dengan tol ini juga mampu memangkas waktu perjalanan antar dua provinsi tersebut,” tutupnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.