4 Tips Mendidik Anak Agar Sukses

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Anak yang sukses tentu tak terlepas dari dukungan orang tuanya. Mereka butuh pendampingan agar tetap semangat meraih mimpi. Cara mendidik anak yang tepat dalam keluarga bisa mendorong anak berkembang dengan baik secara mental dan moral.

Untuk itu, perlu diajarkan dan ditanamkan beberapa hal pada anak sejak dini. Setidaknya ada empat langkah yang bisa dilakukan orang tua, agar sang anak bisa meraih kesuksesan seperti dikutik dari laman Inc, Senin (8/4).

Orang Tua Membiarkan Anak-Anak Mereka Gagal

Tanamkan pada anak kalau dalam melakukan sesuatu pasti ada dua sisi, yakni baik dan buruk. Ajarkan pula kalau apa yang diinginkannya tak selamanya sesuai rencana. Seperti bisa berhasil atau tidak. Sehingga ketika mengalami kegagalan hidup, mereka tidak akan frustasi. Pengalaman berhasil atau kegagalan sejak dini akan membantu sang anak menjadi tangguh di masa depan.

Ajarkan Mengendalikan Nasib

Ajarkan anak menentukan nasib dengan locus of control internal. Yakni percaya bahwa setiap tindakan yang diambilnya akan memengaruhi hidupnya ke depan. Langkah ini perlu dilakukan agar anak lebih bertanggung jawab akan apa yang dipilihnya. Baik atau tidaknya jalan nasib yang dipilihnya. Sehingga tak menyalahkan keadaan atau orang lain ketika gagal.

Orang tua dapat membantu anak-anak mereka mengembangkan locus of control internal dengan menunjukkan kepada anak-anak bagaimana tindakan mereka memiliki konsekuensi serta mendukung kemandirian mereka.

Orang tua Mengajarkan Tanggung Jawab

Ajarkan anak-anak bertanggung jawab. Setiap pilihan ada risikonya. Sehingga harus siap untuk itu. Siap menjalani apa yang sudah dipilih hingga tuntas. Dari pelajaran tanggung jawab, anak-anak akan belajar memecahkan masalah dan mencari jalan keluarnya.

Orang tua Mengajarkan Keterampilan Sosial

Para peneliti telah menemukan korelasi antara keterampilan sosial anak-anak di TK dan kesuksesan di masa depan. Anak-anak yang berinteraksi dengan teman sebaya dengan cara mendengarkan, berbagi, bekerja sama, dan saling membantu, secara signifikan berpengaruh pada masa depan. Mereka bisa mendapatkan gelar sarjana di awal masa dewasa, lulus dari sekolah tinggi, dan memiliki pekerjaan penuh waktu pada usia 25.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...