Bimas Islam Dorong Pengembangan Budaya dan Seni

Senin, 8 April 2019 - 14:23 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, terus mendorong upaya pemgembangan dan pelestarian seni budaya Islam yang telah ada sejak lama di tanah air. Pelbagai upaya pun dilakukan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin mengatakan, pihaknya saat ini terus mendorong pengembangan dan pelestarian seni dan budaya Islam di Indonesia. Menurutnya, pemerintah akan terus menggandeng para penggiat seni untuk mencari model pengembangan seni budaya Islam di era milenial.

Minggu (7/4/19) Ditjen Bimas Islam menggelar Temu Konsultasi Seni Budaya Islam Tahun 2019. Kegiatannya berlangsung di di Hotel Ciputra, Jakarta.

“Kami mendorong agar seni budaya Islam terus kita jaga, lestarikan, dan kembangkan. Buktinya selama ini kita bersama Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) rutin menyelenggarakan festival. Ini penting agar seni dan budaya Islam nusantara dapat menampilkan ciri khas yang sesuai dan mudah diterima masyarakat,” ujar Amin dalam rilisnya, Senin (8/4/19).

Dihadapan para seniman tanah air, Amin mengatakan, masukan dari para seniman muslim sangat penting, agar program-program pemerintah dapat disinergikan dengan baik. “Tentu masukan dari berbagai pihak, terutama dari para Seniman dan Budayawan Muslim sangat kita tunggu, agar ada sinergi antara civil society dan pemerintah,” lanjut Amin.

Ke depan, tambah Amin, melalui Lembaga Pengembangan Seni Budaya Islam (LPSBI) pemerintah akan mensupport festival kesenian Islam baik skala nasional maupun Internasional. Bahkan, pihaknya telah mengalokasikan dana ke daerah agar program pelestarian kesenian dan kebudayaan Islam betul-betul berjalan dengan baik.

“Tahun ini kita ada festival seni di Semarang, Jawa Tengah, kedepan, kita juga pasti support setiap festival seni budaya Islam, terutama tingkat nasional,” ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa Subdit Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam rutin menyelenggarakan Festival Seni Budaya Islam yang digelar di berbagai darah. Selain itu, ada pula kompetisi untuk generasi Milenial. Jika pada tahun 2018 diadakan lomba Vlog tentang Situs dan Sejarah Islam di Nusatara, tahun ini akan diadakan Lomba Film Pendek tentang Seni Budaya Islam.

Kegiatan temu konsultasi ini diikuti oleh perwakilan Budayawan, Para Pimpinan Sanggar Seni Budaya, MUI, DMI, RRI, TVRI dan Kepala Seksi Bimas Islam Perwakilan dari 34 Provinsi. (rls-iad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *