Bupati Landak Khawatir Masih Kurang 6.000 Surat Suara

Senin, 8 April 2019 10:37
Belum ada gambar

Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa (Istimewa)FAJAR.CO.ID, PONTIANAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengkhawatirkan lambatnya pendistribusian surat suara yang dilakukan oleh KPU untuk sejumlah daerah yang sulit dijangkau di kabupaten itu.”Sampai H-9 hari ini, saya mendapat informasi bahwa masih ada kekurangan 6.000 surat suara untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Landak. Ini jelas sangat mengkhawatirkan, mengingat jalur distribusi surat suara di sejumlah daerah cukup sulit,” kata Karolin di Ngabang, Senin (8/4).Dia menjelaskan, di Landak, ada beberapa titik yang medannya cukup berat untuk pendistribusian. Karolin mencontohkan, di Kecamatan Air Besar saja ada tiga titik dropping logistik, dikarenakan wilayahnya yang luas dan sulit dijangkau.”Dan itupun kita akan dibantu kendaraan berat dari Armed (dari TNI) karena medannya yang sulit. Terkait hal ini, kita sudah berkoordinasi dengan KPU dan TNI yang baru akan mengecek lokasi untuk menentukan kendaraan yang digunakan,” tuturnya.Menurutnya, hari ini, TNI bersama KPU akan survei ke lokasi untuk menentukan jenis kendaraan yang bisa melalui lokasi dropping logistik. Dalam pendistribusian nanti di hari pertama dari Ngabang ke titik dropping, hari kedua dibawa ke desa, baru dilanjut ke dusun-dusun.Mantan Anggota DPR RI dua periode ini menambahkan, dalam pendistribusian logistik surat suara di Landak umumnya tidak bisa dalam waktu sehari dan masih ada yang ditempuh dengan berjalan kaki.

Bagikan berita ini:
9
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar