Kejar Perampok Pemilik Toko Emas, Kapolda: Akan Kami Sikat!

0 Komentar

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Alwi Alim/JPC)

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG – Polisi masih menyelidiki kasus perampokan pasutri pemilik toko emas Djulijono, 71, dan Kevy, 65, di Palembang. Bahkan, untuk mencari pelaku telah dibentuk tim khusus dengan melibatkan Puslabfor.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, sebagai aparat keamanan pihaknya menyesalkan tindakan pemilik toko emas. Sebab, korban hanya menggunakan becak dan tanpa pengawal untuk membawa emas seharga miliar rupiah tersebut.

Meski begitu, hal ini sudah terjadi sehingga tidak ada lagi yang harus disesalkan. Pihaknya pun harus fokus untuk mengungkapkan kasus tersebut.

“Tim sudah dibentuk dengan kerjasama seluruh pihak, dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengumpulkan bukti-bukti,” katanya saat ditemui, Minggu (7/4).

Menurutnya, para pelaku telah mempelajari kebiasaan korban karena sering menggunakan becak motor (Bentor) dan tanpa pengawalan saat membawa emas. Meski begitu, dirinya belum dapat menyimpulkan apakah ada keterlibatan orang dekat atau tidak. Lantaran, masih dalam tahap penyelidikan.

Yang pasti, dirinya berkomitmen akan menyikat para pelaku ini karena telah menyebabkan korban luka dan kehilangan emas seharga miliaran rupiah.

“Paling tidak beberapa pelaku ini nantinya kami sikat,” tutupnya.

Seperti diketahui, pencurian dengan kekerasan (Curas) kembali terjadi di Kota Palembang tepatnya Simpang tiga jalan Dempo Luar, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang. Korban yakni pasutri pemilik toko emas yaitu, Djulijono dan Kevy, Rabu (3/4).

Akibat kejadian tersebut, pasutri ini mengalami luka di tangannya karena para pelaku. Serta, korban juga harus kehilangan tasnya yang berisi 10 keping logam mulia seberat masing-masing 100 gram, perhiasan 24 karat yang terdiri dari cincin, anting, liontin dan gelang.

Barang tersebut ditaksir seharga Rp 1,5 miliar. Berdasarkan CCTV diketahui pelaku yakni sebanyak empat orang dengan menggunakan dua motor.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment