Peran Orangtua dalam Pembentukan Karakter Generasi Mendatang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Drs. Hendra Jamal, M.Si, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengatakan orangtua adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter generasi mendatang.

“Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pembuatan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ sebagai panduan pengasuhan si kecil yang dilengkapi dengan tips-tips yang bisa dipraktekkan orang tua dalam kehidupan sehari-harinya,” jelas Hendra pada perayaan gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ dengan peluncuran modul ‘Iya Boleh Untuk Anak Unggul Indonesia’ oleh Dancow Advanced Excelnutri+ di Cilandak, Jakarta, Sabtu (6/4).

Panduan pengasuhan ini, kata Hendra diharapkan dapat membantu orangtua dalam memenuhi hak-hak anak, terutama hak atas kesehatan dasar dan kesejahteraan.

“Orangtua perlu memiliki pemahaman yang cukup tentang tahapan tumbuh kembang anak serta bagaimanamemenuhi kebutuhan nutrisi dan stimulasi di setiap tahapan, agar hak anak untuk tumbuh kembang dengan optimal dapat terpenuhi,” tambah Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi pakar tumbuh kembang anak.

Modul ‘Iya Boleh Untuk Anak Unggul Indonesia’ juga diharapkan untuk turut berperan dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045. Diperkirakan dalam periode tahun 2020-2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana 70% penduduk Indonesia berusia produktif (15-64 tahun), sehingga pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu dari tujuh kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Ratih Ibrahim, Psikolog menambahkan, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi apabila generasi muda dalam usia produktif saat itu tidak memiliki kecakapan dan karakteristik yang unggul.

“Menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk mempersiapkan anak-anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman, juga membekali mereka dengan karakter yang kuat agar dapat membawa Indonesia semakin maju,” kata Ratih.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...