Tommy Soeharto Resmikan Goro Super Grosir Cibubur

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengusaha Hutomo Mandala Putra atau dikenal Tommy Soeharto komisaris utama PT Berkarya Makmur Sejahtera meresmikan Goro Super Grosir Cibubur, Minggu (7/4). Setelah soft opening pada 17 Oktober 2018 lalu, gerai belanja kebutuhan harian keluarga yang berlokasi di Jalan Alternatif Cibubur KM. 5, Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat resmi beroperasi.

Pengelolaan gerai ini mengusung konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat berlandaskan prinsip gotong royong dan berkeadilan. Sejalan dengan tagline PT Berkarya Makmur Sejahtera, pengelolaan gerai ini mengusung konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat berlandaskan prinsip ‘Gotong Royong’ (GoRo) dan berkeadilan.

Milasari Kusumo Anggraini, Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, menuturkan dengan dilakukannya grand opening ini pihaknya secara riil berkontribusi melalui pengembangan usaha melalui ‘ekosistem GoRo’ yang merupakan contoh dari pemberdayaan ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) yang dikerjakan secara gotong royong.

“Bentuk nyatanya berupa retail bahan pokok atau gerai UMKM yang melibatkan pemasok seperti petani dan peternak dan pedagang kecil di level ekonomi mikro. Atau dapat juga dikatakan Goro secara riil menggandeng UMKM,” jelas Milasari di Cibubur, Jawa Barat, Minggu (7/4).

Persiapan yang dilakukan sejak soft opening sampai saat ini bukanlah perjalanan yang mudah. Milasari mengaku menghadapi berbagai tantangan terutama kompetisi yang cukup ketat di pasar retail ataupun grosir di Indonesia.

“Namun Alhamdulilah sampai hari ini Goro sudah ada di lima tempat Cibubur, Surabaya, Wonosobo, Bandung, Papua dan memiliki total 69 warung yang kita sebut e-warung Goro di daerah daerah Jabar, Jatim, Jateng dan Karawang, Serta menggandeng 8 mitra Koperasi. Lebih dari 50 komunitas dan lebih dari 100 UKM bergabung dengan kami,” jelas Milasari.

Hingga saat ini perkembangan Goro cukup fantastis yakni selain di Cibubur juga telah mencapai Bandung, Wonosobo, Surabaya, dan Papua. Ditambah lagi dengan 69 gerai e-Warung Goro: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

“Cukup mengejutkan dan telah melampaui ekspektasi awal kami, di mana pemberdayaan ekonomi melalui Goro ekosistem ini terjadi dalam waktu singkat dan mendapatkan respon yang sangat baik dari pelbagai daerah,” kata Tommy.

Sementara itu, untuk transaksi jual beli, gerai ini akan melayani pembelian secara daring. “Kami yakin inilah yang membuat gerai kami lebih baik, termasuk juga dalam memaksimalkan penggunaan teknologi. Sehingga naanti sifatnya cashless dan peperless (full system, ful ERP),” ungkap Tommy.

Selanjutnya, kelebihan lain dari GORO adalah harga yang dapat dijangkau karena dipasok langsung oleh UMKM dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Ke depannya, Goro akan melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun 2019 ini diperkirakan lebih dari enam gerai akan dibuka dan warung Goro akan ada di setiap desa.

“Hal ini dilakukan demi menggiatkan kembali prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang dapat menjangkau masyarakat hingga level bawah,” tambah Milasari.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment