Dishub Surabaya Sosialisasikan Larangan Berkendara Sambil Merokok

Selasa, 9 April 2019 - 11:27 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Pengemudi kendaraan bermotor dilarang sambil merokok. Larangan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor 12 Tahun 2019. Kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya telah menyosialisasikan peraturan tersebut.

Dishub Surabaya memulai hari pertama sosialisasi sejak pukul 07.30 WIB. Lokasinya di persimpangan Jalan Surabaya-Malang, Jalan Polisi Istimewa, dan Jalan Dr. Soetomo, Surabaya.

Baru memulai sosialisasi, empat pengendara motor kedapatan sambil merokok. Dua petugas Dishub Surabaya langsung mengadang dan meminta sang pengendara membuang rokoknya.

Kabid Angkutan Dishub Surabaya Tunjung Iswandaru mengatakan, sosialisasi larangan berkendara sambil merokok akan dilakukan selama sebulan penuh. Lokasinya akan berpindah-pindah dan tak selalu pagi hari.

Waktu dan lokasi sosialisasi akan mempertimbangkan jam-jam sibuk. Sebab di setiap kawasan punya karakteristik kepadatan pada waktu yang berbeda.

“Kalau di Jalan Raya Darmo, karakteristiknya ramai pada pagi. Kalau di sekitar Pasar Turi dan Jembatan Merah, ramainya siang hari. Kalau malam, mungkin di sekitar mal-mal,” kata Tunjung di Pos Polisi depan Tugu Polisi Istimewa, Surabaya, Selasa (9/4).

Terkait penindakan, akan sama seperti tilang. Petugas akan langsung menilang pengendara yang kedapatan menggunakan ponsel, headset, merokok, atau kegiatan lain.

Penindakan tak hanya dilakukan kepada pengendara sepeda motor. Petugas juga akan menilang meski hanya penumpangnya yang melanggar. Selanjutnya, petugas menerapkan tindakan yang sama kepada pengendara dan penumpang kendaraan roda 4. “Makanya kalau berkendara jangan sambil merokok. Kalau ingin merokok, di tempat lain saja. Di warung kopi dan lain-lain,” saran Tunjung.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *