Said Iqbal Sebut Dirinya Korban Kebohongan Ratna Sarumpeat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID–Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengakui dirinya diminta Ratna Sarumpaet untuk dipertemukan dengan Prabowo Subianto soal drama penganiayaan yang mengakibatkan lebam-lebam di wajahnya.Iqbal menyatakan bahwa pertemuan dengan sejumlah tokoh Badan Pemenangan Nasional (BPN) di Polo, Hambalang, Sentul, Bogor pada tanggal 02 Oktober 2018 lalu atas permintaan dari Ratna Sarumpaet.“Dalam kesaksian ini saya akan menceritakan apa yang saya dengar dan saya tahu. Pertemuan tanggal 2 Oktober di Lapangan Polo itu intinya, apa yang saya lakukan atas permintaan Kak Ratna Sarumpaet untuk dipertemukan dengan Bapak Prabowo Subianto, berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang beliau (Ratna) sampaikan,” ujar Said Iqbal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/4).Iqbal mengaku siap memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan Ratna Sarumpaet ini. Keterangan yang akan disampaikan saat sidang tidak lain keterangan yang hanya diketahui, didengar, sebagaimana tercatat dalam berita acara Polda Metro Jaya.Iqbal pun menegaskan, bahwa dirinya, Amien Rais, Nanik, Dahnil Anzar Simanjuntak yang ditetapkan sebagai saksi oleh Polda Metro Jaya tidak lain merupakan korban atas kebohongan Ratna Sarumpaet.“Pada intinya, saya ingin mengatakan, baik Pak Amien, Mbak Nani, Mas Dahnil yang selama ini sebagai saksi di Polda Metro Jaya, kami adalah korban kebohongan dari Ratna Sarumpaet, yang tidak kami tahu dari awal,” ujarnya.

  • Bagikan