Sempat Tuduh LRT Penyebab Banjir, Anies Ralat Pernyataannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Penyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek yang dinilai sebagai penyebab banjir menuai polemik. Pasalnya Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumari meminta Anies untuk menyerahkan data dari penyebab banjir itu.

Namun seakan takut, Anies pun meralat dan meluruskan maksud dari pernyataan Budi yang meminta dirinya membuktikan hal tersebut. Ia bahkan menyatakan ini adalah salah paham.

Seperti tak mau memperpanjang urusan tersebut, Anies sampai tidak ingin membahas hal tersebut lebih jauh. Sebab, ia melihat ada kesalahpahaman dari pandangan Budi saat mendengar pernyataan beberapa hari yang lampau.

“Sudahlah nggak usah diperpanjang, ini tuh persoalannya bukan LRT-nya, tapi persoalannya adalah kurang pompa jadi teman-teman (wartawan) juga jangan nanyain ke pihak lain untuk mengadu domba,” tegas Anies di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Selasa (9/4).

Anies bahkan sempat meralat perkataannya terkait penyebab banjir adalah tiang atau pilar daripada proyek LRT Jabodebek. Menurutnya, selama ini, kesalahan ada di pihak kontraktor yang tidak menyediakan pompa untuk menyedot genangan.

“Pompanya kurang maka terjadi banjir, yang kurang menyediakan pompa kontraktor LRT, jadi kalau yang kurang menyediakan pompanya gedung, ya gedung yang salah, jadi bukan LRT-nya tapi pompa yang kurang. Jadi pompanya harus diberesin, bukan LRT-nya,” tandasnya.

Menurutnya, hal ini janganlah menjadi bahan adu domba Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah pusat. Sebab, dari awal Pemprov DKI Jakarta mengaku selalu mendukung integritasi transportasi lintas Jakarta.

“Ya jangan diadu-adu, sudahlah kita ini kerja bersama, semua kerja bersama karena itu kondisi di lapangan menunjukan seperti itu,” pungkas Anies. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar