Tunaikan Janji Kampanye, Ganjar Serahkan Insentif kepada 2.800 Guru Ngaji

Selasa, 9 April 2019 - 20:09 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Sebanyak 2.800 guru ngaji se-Kabupaten Banyumas menerima insentif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa (9/7). Program insentif ini merupakan bagian dari janji kampanye duet Ganjar-Yasin pada Pemilihan Gubernur 2018 lalu.

Ganjar menerangkan, saat itu dirinya bersama Gus Yasin berjanji membangun pendidikan keagamaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) pondok pesantren. Selain insentif guru ngaji, juga akan dilaksanakan pembangunan ekonomi pesantren atau ekotren alias ekonomi pesantren.

“Janji ini langsung kami tunaikan, agar apa, agar pembangunan mental dan spiritual anak-anak kita lebih baik, mentalnya baik, tidak mudah terpapar hoaks,” kata Ganjar saat acara penyerahan insentif di Pondok PesantrenAl Hidayah Karangsuci Banyumas, Selasa (9/4).

Seperti diketahui, Pemprov Jateng menganggarkan Rp 205 miliar sebagai dana insentif bagi guru ngaji, guru madrasah diniyah, dan pengasuh pondok pesantren. Sasarannya adalah 171.131 ustad dan ustadah di Jateng yang menerima sebesar Rp 1,2 juta per triwulan.

Dalam pemberian insentif ini, Gubernur bergantian dengan wakilnya. Baik Ganjar maupun Gus Yasin berkeliling dari satu kabupaten ke kabupaten lain untuk memberikan insentif ini langsung ke target penerima. “Ini menambah semangat kerja ikhlas kami selama ini. Karena kan baru kali ini guru ngaji dapat perhatian dari pemerintah,” papar Ganjar.

“Harapannya ya semoga program ini berkelanjutan dan nominalnya ditambah,” pungkas Ganjar. Yang tak lupa mensyukuri buah kolaborasinya bersama Gus Yasin. Karena kini, pendidikan keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia di pondok pesantren menjadi lebih diperhatikan.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.