Begini Solusi Siswa Korban Banjir di Kalukku

Rabu, 10 April 2019 - 18:17 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU– Pemkab Mamuju terus berupaya mencari solusi terbaik untuk menangani korban pasca banjir di Kecamatan Kalukku. Utamanya terhadap anak usia sekolah dasar (SD) yang hingga hari ini masih enggan menempati sekolah mereka yang kebanjiran.

Murid memilih terus bertahan di tenda pengungsian. Bersama gurunya, mereka berinisiatif melakukan proses belajar-mengajar di tenda-tenda darurat. Langkah yang dilakukan adalah merelokasi sementara 44 siswa yang menjadi korban banjir ke SD Gentungan, yang letaknya beberapa kilo meter dari titik pengungsian.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena akan sangat menggangu perkembangan psikologi anak, mereka harus mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Bupati Mamuju H Habsi Wahid, Rabu,10 April 2019. Pihaknya segera membangun sekolah baru bagi mereka di dekat lokasi pengungsian di Kampung Kamaraang, Lingkungan Gentungan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku.

Langkah yang lain adalah menyiapkan bus sekolah yang akan mengantar jemput mereka ke sekolah yang telah ditunjuk sebagai tempat sementara melakukan proses belajar mengajar, yakni di SD Gentungan.

Camat Kalukku Syarifuddin Callang mengaku bersyukur atas respons dan langkah kongkrit Pemkab Mamuju mengatasi kesulitan warganya. Ia memastikan telah membangun kesepakatan dengan orang tua siswa dan para guru untuk melakukan proses pendidikan sementara di SD Gentungan.

“Jadi tidak ada lagi alasan kalau siang sudah dijemput bus sekolah, anak-anak dan gurunya harus langsung ke sekolah sementara mereka di Gentungan. Ini demi kepentingan masa depan mereka juga,” beber Syarifuddin. (hms/nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.