Bendungan Jenelata Ditarget Rampung 2022, Anggarannya Rp3 Triliun

Rabu, 10 April 2019 - 13:24 WIB

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju, ditarget rampung pada 2022 mendatang. Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) merencanakannya mulai dikerja tahun ini.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp460 miliar untuk anggaran pembebasan lahan lokasi pembangunannya. Warga pun diminta bisa bekerjasama.

“Mohon agar warga tak jual lahannya ke pihak lain. Selain dari pemerintah daerah,” pinta Adnan.

Orang nomor satu di Gowa ini juga kembali membeberkannya disela kunjungan kerjanya di Desa Tassese, Kecamatan Menuju, Senin (8/4/2019) sembari menjelaskan manfaat yang bisa dirasakan warga jika rampung.

Terkait harga, Adnan berjanji, pemerintah akan membeli lahan yang bersinggungan dengan pembangunan bendungan ini dengan nilai yang wajar. “Saat ini sedang dilakukan taksasi oleh pihak appresial untuk menentukan harga tanah,” janjinya.

Adnan menambahkan, Bendungan Jenelata di Kecamatan Manuju ini bila rampung bakal bisa menampung suplai air lima desa di Kecamatan Manuju. Yakni Desa Moncongloe, Desa Bilalang, Desa Tanah Karaeng, Desa Manuju, dan Desan Pattallikang.

“Anggaran pembangunan bendungan dibutuhkan sekitar Rp3 triliun. Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019. Sudah termasuk anggaran pengerjaan bendungan dan pembebasan lahan,” ujarnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengang (BBWSPJ) Supardji mengungkapkan, analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) untuk Bendungan Jenelata, kini telah rampung. Kini sisa desainnya.

“Amdal sudah selesai. Perampungan desain bendungan ditargetkan segera menyusul agar pembebasan lahan bisa segera dilakukan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, saat ini kata Supardji, pihaknya juga telah mengurus sertifikat pembangunan Bendungan Jenelata dari Komisi Keamanan Bendungan (KKB).

Meski begitu, proses pengerjaan dapat segera dimulai sambil menunggu keluarnya sertifikat. “Ini sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi. Tetapi kita bisa sambil jalan,” ujarnya. (sua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.