Disbudpar Maros Akan Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Rabu, 10 April 2019 - 07:33 WIB

FAJAR.CO.ID, MAROS — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros terus melakukan inovasi di bidang pariwisata. Salah satunya dengan melakukan pengembangan destinasi wisata baru.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah, saat menerima kunjungan PT Media FAJAR Koran.

Ferdy mengatakan, saat ini pihaknya fokus mengembangkan wisata baru yang ada di Kabupaten Maros.

“Selama ini kan yang orang kenal hanya Bantimurung, Rammang rammang dan Leang Leang. Padahal di Maros banyak potensi wisata. Makanya kita akan mengembangkan wisata baru,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya akan mengembangkan lima destinasi wisata baru sambil membenahi kekurangan-kekurangan di Bantimurung.

“Saat ini kita juga melakukan pembenahan di Bantimurung. Kita buat lebih indah dan nyaman saat dikunjungi,” katanya.

Bahkan pihaknya juga sudah mulai membuka kunjungan 24 jam di Bantimurung serta akan menyiapkan jajanan kuliner khas Maros di area tersebut.

“Jadi kita terus membenahi Bantimurung agar menambah minat pengunjung dan bisa meningkatkan PAD,” katanya.

Untuk pengembangan destinasi wisata baru, dia mengaku akan menghadirkan wisata Pantai di Pantai Kuri Kecamatan Marusu, wisata kebun di Kecamatan Tompobulu, wisata sungai di Sungai Pute Kecamatan Bontoa dan wisata air terjun di Lacolla di Kecamatan Cenrana.

Sementara untuk di Rammang rammang Desa Salenrang Kecamatan Bontoa pihaknya juga akan ditata dengan baik.

Sementara itu Wakil Direktur Bisnis PT Media FAJAR Koran, Erni MT saat berkunjung ke Disbudpar Maros mengaku mengapresiasi program-program inovasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros.

Dia berharap ke depannya media bisa berkontribusi dalam menginformasikan ke masyarakat terkait kehadiran destinasi wisata baru di Maros.

“Jadi kehadiran kami kesini itu untuk bersilaturahmi. Dan setelah mendengar program-program inovasi Dinas Pariwisata tentu kami dari media mendukung penuh dalam hal penyeberluasan informasi,” katanya. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.