Mahasiswa Unhas Berpeluang Magang di Istana Negara

Rabu, 10 April 2019 - 16:07 WIB

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Asisten Deputi Hubungan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Eddy Cahyono Sugiarto, hadir dalam kunjungan kehumasan ke Universitas Hasanuddin (Unhas), Rabu, (10/4/2019).

Eddy Cahyono diterima oleh Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, Ph.D, Kasubdit Humas dan Informasi Publik, Ishaq Rahman, serta jajaran Humas dari fakultas dan sekolah pascasarjana di lingkungan Universitas Hasanuddin.

Eddy Cahyono Sugiarto menjelaskan, selain untuk bersilaturahmi, kunjungannya sekaligus menjajaki peluang kolaborasi yang dapat dilaksanakan bersama-sama antara Istana Negara dan Unhas.

“Kami sudah memiliki informasi tentang keunggulan Unhas, inovasi-inovasi yang dikembangkan, serta capaian Unhas. Kami juga melihat Unhas ini mempunyai potensi mahasiswa yang unggul. Baru-baru ini kami menerima seorang mahasiswa Unhas yang magang di tempat kami. Jadi, kami ingin mengembangkan lagi, dan mengharapkan lebih banyak mahasiswa Unhas yang bisa magang di Istana Negara,” kata Eddy.

Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, Ph.D menjelaskan, Unhas dewasa ini sedang bertransformasi menjadi humaniversity, yaitu kampus berbasis humanisme. Selain itu, Suharman juga memaparkan inovasi-inovasi yang saat ini dilaksanakan Unhas.

“Bukan hanya dalam soal respons kebencanaan, kami juga memberikan solusi jangka panjang untuk setiap persoalan kemanusiaan. Jadi, kami bukan hanya datang, memberi bantuan, dan foto-foto. Ada banyak kegiatan kami yang sifatnya solusi jangka panjang, dan itu seringkali tidak terekspose media,” kata Suharman.

Direktur Komunikasi menjelaskan antara lain dalam kasus gizi buruk yang melanda Asmat, Papua beberapa waktu lalu. Unhas mengirim dosen, ahli, dan dokter untuk tinggal di Asmat, menelaah apa persoalannya, dan menawarkan solusi sesuai kompetensi Unhas.

“Kita melihat, salah satu persoalan di Asmat adalah SDM bidang kesehatan yang terbatas. Maka, Unhas kemudian membuka program vokasi kesehatan terpadu khusus untuk putra-putri Asmat. Kita didik mereka selama 1 tahun, diberikan skill bidang kesehatan. Setelah selesai, mereka kembali ke Asmat,” kata Suharman.

Merespon tawaran Kemensetneg untuk program magang bagi mahasiswa, Unhas menyatakan sambutannya dan akan segera mengkomunikasikan dengan unit terkait. Mahasiswa-mahasiswa semester akhir dari berbagai program studi dapat memanfaatkan peluang magang ini.

Pada kesempatan ini, Asisten Deputi Humas Kemsetneg juga menyerahkan sertifikat magang kepada mahasiswa Unhas yang baru menyelesaikan program magangnya di Istana Negara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *