Menteri PPPA Kecam Pelaku Penganiayaan Audrey

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, sangat geram dengan kasus penganiayaan yang dialami siswi SMP Audrey (14) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Menteri Yohana juga mengecam kasus penganiayaan tersebut di mana para pelakunya juga adalah siswi SMA yang masih di bawah umur.

“Saya sangat mengecam tindakan yang dilakukan oleh pelaku. Mirisnya lagi, bukan hanya korban tapi pelaku juga masih berusia anak. Boleh jadi kasus ini terjadi karena luputnya pengawasan orang dewasa. Ada yang keliru pada sikap anak-anak kita, berarti juga ada yang keliru pada kita sebagai orang dewasa yang merupakan contoh bagi anak-anak,” tegas Menteri Yohana.

Walau demikian, Menteri Yohana menilai tindakan para pelaku dengan alasan dan kondisi apapun, serta meski usia anak sekalipun, tidak pernah bisa dibenarkan. Prinsip Zero Tolerance bagi seluruh pelaku kekerasan pada anak harus ditegakkan.

Yohana mengapresiasi respons cepat dari pemda khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi (PPPA) Provinsi Kalimantan Barat yang telah berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat dan Polresta Pontianak, dalam mengupayakan tindaklanjut dan pendampingan kasus ini. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...