Perdana, Menko Maritim Luncurkan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan meluncurkan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat di tempat pelelangan ikan (TPI) Palangpang, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (10/04/2019). Peluncuran ini merupakan yang pertama dari yang telah ditargetkan, yakni peluncuran di 300 kabupaten/kota wilayah pesisir Indonesia secara bertahap. “Dengan program ini diharapkan nelayan bisa langsung menjual hasil tangkapannya ke konsumen tanpa melalui tengkulak. Mereka bisa langsung mengetahui tempat-tempat dimana ada ikan, ini membuat operasional mereka lebih efisien. Cara ini akan lebih efektif sebab mereka bisa mendapatkan harga yang besar,” ujar Luhut. Program Satu Juta Nelayan Berdaulat sendiri merupakan program baru yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim). Dimana program ini akan memberikan pelatihan kepada sebanya 1.000 orang yang terdiri dari nelayan, ketua rukun nelayan tiap desa/kecamatan, pengurus/petugas koperasi nelayan, petugas TPI, dan pembina nelayan. Menurut Luhut, setelah di Sukabumi, peluncuran program Satu Juta Nelayan Berdaulat ini juga akan dilakukan di Ambon Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan lima tempat lainnya dalam waktu dekat ini. "Harapan Presiden, 3,7 juta orang nelayan ini bisa lebih makmur,” jelasnya. Para nelayan tersebut, lanjut Luhut, akan dilatih cara menggunakan aplikasi FishOn, menabur jala yang efisien, serta pemasaran ikan secara online, mereka juga dilatih tentang standar keselamatan kerja di laut, menentukan daerah tangkapan ikan dan pengelolaan tangkapan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan