Ratusan Polisi Dikerahkan Amankan Pemilu Serentak di Gowa, Kapolres: Netralitas Harga Mati

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Sebanyak 982 personel kepolisian akan dikerahkan dalam pengamanan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Lengkap dengan senpi inventaris.

Diback-up pasukan Brimob Polda Sulsel, Polres Gowa menegaskan pihaknya menjunjung tinggi netralitas Polri dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 ini.

“Sikap netralitas Polri dalam mengawal pesta demokrasi adalah harga mati,” kata Kapolres Gowa, Akbp Shinto Silitonga, Rabu (10/4/2019).

Hal itu, kata Shinto, sudah tertuang dengan jelas pada Pasal 28 Ayat 1 UU RI No 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.

“Kami siap menjamin keamanan seluruh rangkaian tahapan Pemilu. Sesuai dengan pola dan strategi pengamanan yang telah dirumuskan,” tambahnya.

Shinto pun meminta agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam mensukseskan pesta demokrasi dengan menggunakan hak suaranya dengan baik.

“Intinya, masyarakat jangan lupa datang ke TPS pada 17 April nanti untuk menyalurkan hak suaranya sesuai dengan hati nuraninya masing-masing. Tanpa adanya intimidasi,” harapnya.

Ditambahkan Kapolres, pihaknya pun tak segan-segan menindak tegas oknum-oknum yang mencoba menghalangi seseorang untuk menyalurkan hak suaranya. Masyarakat jangan sampai golput dan jangan takut ke TPS.

“TNI-Polri dan unsur terkait siap bersinergi untuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu agar berjalan aman, damai, dan sejuk,” tutupnya. (sua)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...