Sekda Mamuju Serukan Tangkal Hoaks

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAMUJU–Bahaya hoaks atau kabar bohong yang menyesatkan mesti disadari semua pihak. Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju, H Suaib, menyampaikan di zaman revolusi dahulu, warga diperhadapkan pada tantangan, ancaman, dan gangguan yang lebih bersifat kongkrit.

Berbeda halnya di zaman modern dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini, tantangannya lebih kepada hal yang tak kasat mata. “Namun itu justru lebih berbahaya karena dapat merubah pola fikir masyarakat luas, seperti adanya penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial,” kata Suaib di ruang pola kantor Bupati Mamuju, Rabu, (10/4).

Ia menyampaikan baik hoaks maupun ujaran kebencian akan sangat mempengaruhi pola fikir dan berpotensi menjadi ancaman nyata terhadap keutuhan bangsa. “Olehnya melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua agar dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan untuk melakukan deteksi potensi gangguan kemanan dan ketertiban,” bebernya.

Dalam acara tersebut, Sekda mengukuhkan tim Deteksi Pencegahan Dini yang berisi 170 orang terdiri dari OPD, para camat, lurah dan kepala desa se Mamuju. (hms/nur)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment