Survei Indomatrik: Elektabilitas Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Maruf Amin

Rabu, 10 April 2019 - 20:33 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sepekan lagi Pemilihan Presiden akan dimulai. Lembaga survei indomatrik pun merilis hasil survei terbarunya. Dari hasil survei tersebut menunjukan elektabilitas pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi mengungguli pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin.

“Pasangan Prabowo sandi mendapatkan simpati publik sebesar 51,07 persen. Sementara, untuk pasangan Jokowi-Maruf Amin mendapatkan simpati publik sebesar 43,92 persen,” kata Direktur Riset Lembaga Survei Indomatrik, Syahruddin Ys di Hotel Ibis Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Sedangkan mereka yang belum menentukan pilihan atau swing voter itu berada diangkat 5,01 persen. Dari hasil survei tersebut pasangan Prabowo-Sandi berhasil menggungguli pasangan Jokowi-Maruf Amin sebesar 7,15 persen.

Syahruddin mengungkapkan bahwa, masyarakat memilih Prabowo-Sandi dikarenakan pasangan tersebut terlihat tegas dan berwibawa. Selain itu juga masyarakat mengganggap pasangan Prabowo-Sandi bisa memberikan perubahan. Sementara, Jokowi dinilai tidak menepati janji kampanye pilpres 2014.

“Elektabilitas Prabowo-Sandi bertengger di angka 51,07 persen ini disebabkan dari beberapa alasan yang diungkap masyarakat Indonesia, di antaranya alasan menginginkan perubahan, menginginkan presiden baru, mampu memperbaiki ekonomi, mampu membawa Indonesia lebih baik ke depan, dan figur Prabowo-Sandi yang dipandang berkarakter tegas dan berwibawa,” ujarnya.

“Kurun 4,5 tahun banyak yang anggap rendahnya kinerja Jokowi dan janji-janjinya dan banyaknya koalisi yang tertangkap tangan itulah yang buat menurun,” imbuhnya.

Syahruddin menuturkan Jokowi-Ma’ruf Amin mengalami penurunan elektabilitas dari survei bulan Desember 2018 dengan 47,97 persen menjadi 43,92 persen. Sebaliknya, Prabowo-Sandi, kata dia, menunjukkan tren positif dari bulan Desember sebesar 44,04 persen menjadi 51,07 persen.

“Ada kenaikan sudah saya sebutkan setelah melihat agenda kampanye mereka sudah melihat dan menilai ada tren yang turun dan naik. Yang turun adalah Jokowi-Ma’ruf sedangkan Prabowo-Sandi kecenderungan semakin meningkat terus,” pungkasnya.

Survei Indomatrik ini dilakukan pada 24-31 Maret dengan jumlah responden sebanyak 2.100 yang tersebar di 34 provinsi. Seluruh responden merupakan para pemilih yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di KPU sebagai pemilih. Penentuan responden dilakukan secara random sistematis dan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of eror penelitian 2,4 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen. (yog)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.