Gus Nabil: Pak Jokowi Sudah Menang di Hati Rakyat

Kamis, 11 April 2019 - 08:37 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen mengungkapkan Jokowi tidak perlu curang untuk menang. Ia menegaskan bahwa Jokowi sudah menang di hati rakyat.

Hal itu disampaikan Gus Nabil sapaan Muchamad Nabil Haroen saat orasi pada acara Deklarasi Relawan Penyedia Jasa Konstruksi Soloraya, Selasa (9/4).

Gus Nabil yang juga Caleg DPR RI PDI Perjuangan Dapil V Jawa Tengah ini mengajak masyarakat untuk ikut serta mengawal pemilu di setiap tempat pemungutan suara (TPS) melalui platform www.kawalpemilu.org.

Gus Nabil melihat ada upaya mendelegitimasi KPU mulai dari isu satu kontainer surat suara yang telah dicoblos dan yang baru-baru ini isu soal server KPU yang telah disetting memenangkan pasangan Jokowi-Amin.

“Upaya ini jelas mengerdilkan dan mencuci otak masyarakat untuk tidak percaya kepada KPU. Padahal kita sama-sama tahu, KPU adalah lembaga pemerintahan yang independen, adil, terbuka dan transparan. Jangan-jangan isu itu dihembuskan sebagai strategi kekalahan. Jadi kalau kalah tinggal bilang, penyelenggara pemilu curang,” ujar Gus Nabil.

Skenario ini, lanjut Gus Nabil, telah dirancang dengan matang dan sistematis. “Kemarin media ramai memberitakan, sumber fitnah itu dari mana. Dan direncanakan oleh Timses siapa,” tegas Gus Nabil.

“Kita sebagai masyarakat yang anti-terhadap isu-isu hoaks dan tidak setuju untuk melemahkan pemerintah, sudah saatnya berani ikut membangun bangsa ini dengan watak-watak yang sportif. Mari masing-masing kita menjadi saksi di TPS masing-masing. Ikut serta mengawal dan melaporkan hasil pemilihan suara supaya kelak tidak ada keributan setelah pengumuman pemenang,” jelas Gus Nabil.

Menurut Gus Nabil, selain membantu KPU merekap data, platform ini adalah platform terbuka yang dapat diakses oleh siapapun. “Jangan sampai ketidakpedulian kita menjadi bumerang untuk negara yang amat kita cintai ini,” pungkas Gus Nabil.(fri/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.