Netanyahu Menang, Trump Ucapkan Selamat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dipastikan memenangkan pemilihan setelah saingannya, Benny Gantz mengakui kekalahannya. Ini merupakan jabatan ke-5 Netanyahu menjadi pemimpin Israel.

Dengan lebih dari 99 persen suara dihitung, Partai Likud milik Netanyahu akan memimpin blok sayap kanan dengan 65 dari 120 kursi di parlemen. Benny Gantz, menerima hasilnya pada hari Rabu. Ia mengakui, ia gagal menggulingkan perdana menteri. “Kami menghormati keputusan rakyat,” katanya kepada wartawan dilansir dari Al Jazeera.

Meskipun Partai Blue and White milik Gantz ditetapkan memenangkan jumlah kursi yang sama dengan Partai Likud, tidak ada jalan yang jelas bagi pemimpinnya menemukan suara mayoritas parlemen.

Sejumlah partai sayap kanan menyatakan dukungan mereka untuk Netanyahu dan berada di jalur untuk memberinya mayoritas kursi parlemen. “Saya sangat tersentuh bangsa Israel sekali lagi mempercayakan saya untuk kelima kalinya. Dengan kepercayaan yang bahkan lebih besar,” kata Netanyahu di hadapan warga Israel pada Rabu (10/4).

Meskipun menghadapi kemungkinan didakwa atas tuduhan korupsi, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan dalam tiga kasus, Netanyahu sekarang akan memulai rekor masa jabatan kelima dan juga akan menjadi perdana menteri terlama di Israel.

Presiden AS, Donald Trump menelepon untuk memberi selamat kepada Netanyahu atas kemenangannya. Trump mengatakan, pemilihan kembali Netanyahu meningkatkan peluang kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

“Dia telah menjadi sekutu yang hebat dan dia seorang teman. Saya ingin memberi selamat kepadanya atas perlombaan yang dipikirkan dengan matang,” kata Trump. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment