Pengamanan TPS Dekat Posko Capres Diperketat

Kamis, 11 April 2019 - 12:48 WIB

FAJAR.CO.ID, MALANG – Polres Malang Kota mengantisipasi potensi kerawanan saat Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019. Salah satu lokasi yang menjadi pantauan yakni Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berdekatan dengan posko pemenangan masing-masing calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres).

“Ini kami anggap agak rawan. Namun tetap kita pantau. Kami selalu komunikasi dengan Bawaslu. Supaya nanti pencoblosan, tim ikut mengawasi TPS. Termasuk ada posko pemenangan dan rumah caleg,” ujar Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri usai gelar Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) 2019 dalam rangka antisipasi kontijensi berlangsungnya Pemilu 2019 di Simpang Balapan, Kamis (11/4).

Simulasi yang digelar sebagai langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tujuannya agar proses pemungutan suara berjalan aman dan kondusif. “Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi. Karena kami tidak boleh menganggap remeh. Semua akan berjalan sesuai yang diinginkan,” terang Asfuri.

Jenis kerawanan yang berpotensi terjadi di TPS salah satunya calon pemilih datang tanpa membawa dokumen lengkap. Sementara petugas TPS tidak bisa menjelaskan. Selain itu juga kerawanan lainnya.

Dengan dilaksanakan simulasi, menunjukkan bahwa Polres Malang Kota siap mengamankan Pemilu 2019. Masyarakat diimbau turut berkontribusi untuk memberikan suara pada Pemilu.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS terdekat. Karena suara atau hak pilih dari masyarakat yang hadir sangat menentukan masa depan Indonesia,” pesan Asfuri.

Saat berlangsungnya Pemilu, setidaknya ada sebanyak 826 personel Polres Malang Kota yang akan diterjunkan. Sementara dari TNI ada 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK). “Dari Linmas juga ada yang melekat di TPS. Juga ada bantuan dari Satpol PP dan elemen masyarakat. Mereka membantu secara swakarsa,” ujar Asfuri.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.