Prabowo Dilarang Kampanye di Simpang Lima Semarang, Ganjar: Pak Jokowi Juga Tidak Boleh di Situ

Kamis, 11 April 2019 13:56
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bereaksi usai disebut sebagai biang gagalnya kampanye capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kota Semarang. Menurut Ganjar, tudingan itu sudah provokatif.Sebelumnya, ada rencana dari kubu 02 untuk menjadikan Kota Semarang sebagai labuhan terakhir kampanye mereka di Jawa Tengah. Tepatnya di Lapangan Pancasila Simpang Lima.Namun, pada akhirnya agenda itu harus batal. Belakangan kubu 02 menyebut bahwa rencana kampanye itu terbentur aturan yang dikeluarkan gubernur dan pemda.Buntut dari masalah ini, Ganjar memberikan respons. “Ini provokatif, ada berita Gubernur Jateng tidak mengizinkan (kampanye),” katanya, Kamis (11/4).Politikus PDIP itu memastikan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pelarangan kampanye untuk paslon Pilpres nomor urut 02 tersebut. Agenda kampanye tersebut memang terbentur masalah izin lokasi.Ganjar menjelaskan, untuk Lapangan Pancasila Simpang Lima bukan menjadi kewenangan Pemprov Jawa Tengah. Tapi, milik Pemkot Semarang. “Yang mengizinkan wali kota (Semarang, Red),” kata Ganjar.“Maka kemarin kami cek ke wali kota. Wali kota juga tidak bisa mengizinkan karena lokasi kampanye itu sudah ditentukan oleh KPU. Jadi semua kewenangan ada di KPU,” sambungnya.Ketentuan KPU yang dimaksud Ganjar adalah Keputusan KPU Kota Semarang Nomor 43/pl.02.4-kpt/3374/kpu.kot/III/2019. Isinya, tidak menyebut lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang sebagai salah satu ruang terbuka yang diperuntukkan sebagai tempat kampanye rapat umum.

Komentar


VIDEO TERKINI