SMAN 21 Makassar Bebas Bully, Asap Rokok, dan PR

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TAMALANREA—SMAN 21 Makassar melaunching beberapa program unggulan, Kamis, 11 April hari ini. Launching yang dihadiri Deputi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, Anggi Nugraha dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Maros Dinas Pendidikan Sulsel, Dra Suriani, MPd itu menandai sekolah ini bebas bully, kekerasan, rokok, dan pekerjaan rumah.

“Kegiatan ini menjadi sebuah inspirasi bagi sekolah di seluruh Indonesia khususnya di Makassar. Pesan gubernur, tidak boleh lagi ada kekerasan di lingkungan sekolah. Kita ingin menurunkan tingkat kekerasan di dunia pendidikan melalui program ramah anak ini,” kata Kepala SMAN 21 Makassar, Mirdan Midding.

Menurut Mirdan, bebas asap rokok adalah program baru mereka. “Program bebas asap rokok merupakan sebuah rogram baru dari SMAN 21 Makassar, juga tidak ada lagi pekerjaan rumah yang dibawa pulang,” jelasnya dalam kegiatan yang juga dihadiri pejabat Kecamatan Tamalanrea.

Suriani sebagai perwakilan Pemprov Sulsel mengatakan sekolah ramah anak sangat dibutuhkan siswa. “Kadis pendidikan memberikan apresiasi kepada UPTD SMA 21 atas komitmennya mewujudkan sekolah ramah anak, khususnya kepada kepsek SMA 21 yang menjadi motivator.”

Deputi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI juga sangat mengapresiasi terobosan SMAN 21 Makassar. Ia mengaku bangga kepada kepsek SMA 21 dan berharap sekolah yang beralamat di BTP ini bisa mendapat penghargaan. “Setop bully dengan pendekatan kepada anak. Yang juga perlu menjadi perhatian adalah narkoba di lingkungan sekitar,” kata Anggi.

Acara ini sendiri diramaikan dengan sejumlah kegiatan. Setelah dibuka dengan tari kreasi dari siswa SMAN 21 kemudian dilanjutkan dengan oleh persembahan SMK Prima Tiara, SDI Al Kautshar, serta aksi Marching Band SD Tamalanrea 1. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment