TPS Padat, Pengguna Formulir A5 di Jogja Dialihkan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JOGJAKARTA – Lebih dari 11 ribu orang memilih di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Karena dirasa sudah cukup banyak, pemilih tambahan yang menggunakan formulir A5 pun dipindahkan ke kecamatan lain.

“TPS penuh, Depok pada 2 April kemarin ada 11 ribu orang lebih (pemilih). Sudah padat sehingga akhirnya kami alihkan di Ngaglik, Ngemplak, Mlati. Kalau juga penuh maka kami arahkan pemilih A5 ke (Kecamatan) Sleman, Tempel, Turi, atau Seyegan,” kata Komisioner KPU Kabupaten Sleman, Indah Sri Wulandari sewaktu ditemui di kantornya, Rabu (10/4).

Secara keseluruhan untuk di Kabupaten Sleman jumlah DPTb ada sebanyak 23.225 orang terhitung pada 2 April lalu. Namun dipastikan akan ada perubahan karena mereka yang mengajukan menggunakan formulir A5 terus bertambah.

Pada hari terakhir pendaftaran formulir A5 Rabu (10/4) ini pun jumlahnya lebih dari 500 orang. Sesuai dengan ketentuan Mahkamah Konstitusi (MK) mereka yang dapat memakai A5 harus masuk dalam 4 kategori. Yakni orang yang sakit, tugas kerja, korban bencana alam, dan tahanan di rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan (lapas). “Memang tadi banyak yang tidak bisa menggunakan A5. Mayoritas mahasiswa reguler. Karena tidak memenuhi persyaratan,” katanya.

Untuk penambahan DPTb ini nantinya akan direkap terlebih dahulu. Kemudian dirapat plenokan untuk penetapan. “Jumlah akhir DPTb baru diketahui setelah pleno nanti,” ucapnya.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo, Ibah Mutiah mengatakan, untuk di wilayahnya yang mengajukan permohonan formulir A5 tidak cukup banyak. Yakni sekitar 143 saja. “Kalau untuk persiapan, mayoritas sudah siap. Daftar pemilih juga sudah ada untuk penyusunan C6,” ucapnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment