Calon DPD Berebut Emosional Kader Golkar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Sejumlah tokoh yang maju sebagai calon senator untuk daerah pemilihan Sulsel saling klaim basis. Irisan basis mereka tak terelakkan di lapangan.

Perebutan basis Golkar tentunya diperebutkan dua politisi senior beringin itu yakni calon DPD petahana, Ajiep Padindang dan penantang, Moh Roem.

Ajiep mengaku dirinya masih punya jejak hubungan emosional dengan fungsionaris Golkar se Sulsel. Hubungan emosional ini, akhirnya mereka membentuk jaringan-jaringan untuk saya di wilayah masing-masing.

“Segala upaya yang kami lakukan target saya kalau bukan nomor satu nomor dua. Sebagai senior di Golkar, saya tidak menggunakan struktur partai, tetapi saya gunakan hubungan fungsional di Golkar, artinya secara persuasif antar person bukan lagi atas nama lembaga. Misalnya, di Bone fungsionaris Golkar di sana adalah keluarga dan teman saya. Dan yang menarik, bukan saya yang datangi tetapi mereka yang datang.,” katanya.

Selain itu, dia mengaku didukung juga oleh para kader karang taruna hingga jaringan tarekat Hallawarityah Samman, yang bermarkas di Petanne, Maros, dan punya jaringan se Sulsel. Termasuk punya jaringan dari warga turunan Tionghoa sampai membuat tim pemenangan.

Sementara, Moh Roem mengatakan irisan itu tentunya terjadi karena secara emosional sama-sama pernah berkarir sebagai kader Golkar. “Basis, saya sudah lebih 45 tahun di Golkar, tentu hubungan emosional itu tidak dapat dipungkiri dengan saya,” kata Ketua DPRD Sulsel ini.

Selain itu, Roem juga mengklaim dibantu oleh 84 anggota DPRD Sulsel. Selanjutnya, dukungan sejumlah kepala daerah. “Itu semua yang memberi semangat kepada saya. Tak lupa, sampai saat ini saya masih ketua Kahmi Sulsel, banyaklah, saya dari dulu dari Unhas, saya pembina pramuka baru tahun lalu lepas sebagai pembina. Jadi hubungan emosional dengan mereka semua tetap ada.

“Tak lupa saya tiga periode jadi ketua Koni Sulsel, itu semua menjadi modal utama saya. Ketua KKN Unhas selama tujuh tahun. Kalau mereka nanti melihat nama saya di kertas suara Insyaallah, artinya kita ikhtiar saja.” bebernya. (rul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...