Daop 8 Usulkan Rute LRT Bisa Sampai Malang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Kepala PT KAI Daop 8 Surabaya Suryawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah membahas soal konsep jalur Light Rail Transit (LRT). Pihaknya ingin agar LRT menjadi moda transportasi masal yang mampu menjangkau sejumlah obyek vital di Surabaya dan sekitarnya.

“Kami sudah diskusi dengan Balai Perkeretaapian. Kami ingin mobilitas LRT nanti akan menuju ke Bandara Internasional Juanda, kawasan MERR, terus ke Jalan Gubeng Surabaya,” ungkap Suryawan, Jumat (12/4).

Suryawan menambahkan, kawasan-kawasan tersebut banyak dilalui orang. Sayangnya tidak banyak transportasi publik yang menjangkaunya.

Misalnya saja di MERR. Di sekitar sana ada dua kampus besar, yakni Universitas Airlangga (Unair) kampus C dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Belum lagi adanya pertokoan dan mal.

“Itu karyawan mal banyak. Lalu angkutan (umum) mereka apa kalau mau ke Galaxy Mall, misalnya. Kasihan,” imbuhnya.

Daop 8 juga memikirkan kemungkinan pembuatan double track yang elevated (melayang, Red) khusus untuk LRT. Jalur tersebut bahkan diharapkan bisa menjangkau Kota Malang. Nanti rutenya Malang ke Bangil dan Bangil ke Stasiun Gubeng Surabaya.

Namun soal perpanjangan jalur hingga ke Malang itu masih wacana. Suryawan masih menunggu ide dan keputusan dari pihak lain.

“Itu baru wacana ya. Baru ide. Tapi karena kami sudah diskusi, akan kami coba wujudkan nanti,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Fattah Jasin mendukung segala rencana dan ideDaop 8 terkait rute LRT itu. Apalagi angkutan masal yang menghubungkan Gresik, Malang, Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya, hanya komuter lokal saja.

“Karena selama ini angkutan masal hanya komuter tok. Sedikit. Itu menambah ruwet ketika ditambah volumenya,” kata Fattah.

Dampaknya, buka tutup palang pintu perlintasan sebidang akan lebih intens. Oleh sebab itu, pembangunan jalur LRT yang elevated menjadi prioritas.

“Memang harus elevated, supaya perlintasan sebidang sepeti di Margerejo itu teratasi,” jelas Fattah.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar