Kubu Prabowo: Pemerintah Tak Mau Tuntaskan Kasus Novel

Jumat, 12 April 2019 - 08:28 WIB

FAJAR.CO.ID–Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Miftah Sabri yakin pemerintah melalui aparat penegak hukum, bisa menyelesaikan kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Cek Polling Capres-Cawapres 2019 Jagoan Anda

Bahkan, kata dia, pemerintah sudah mendapat informasi lengkap terkait aktor dibalik kasus penyiraman air keras.

Hanya saja, persoalan yang mengemuka yakni kemauan pemerintah menuntaskan kasus yang mangkrak selama dua tahun ini. “Sebenarnya kalau pemerintah mau, dia bisa mengambil langkah hukum untuk Novel. Namun, masalahnya enggak mau,” kata Miftah di Jakarta, Kamis (11/4).

Dia menduga, banyak orang akan terseret dalam kasus Novel jika terbongkar utuh. Hal itulah yang membuat pemerintah tidak mau menuntaskan kasus Novel. “Sebab itu bisa menyerempet kekuasaan. Big skandal juga ini,” ungkap dia.

Dia mengatakan, kasus Novel ini akan selesai cepat jika pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno memimpin Indonesia.

Dalam 100 hari, kasus ini akan terbongkar. Pelaku dan aktor intelektual di balik penyiraman air keras akan tertangkap.
“Sandiaga kan bicara, kalau Prabowo – Sandiaga terpilih, 100 hari (kasus) Novel kelar. Langsung akan ketauan siapa yang mengerjakan, karena semua sudah ada. Siapa dia,” tegasnya.

Penyidik KPK, Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras orang tak dikenal, 11 April 2017 silam. Kemarin, tepat dua tahun kasus berjalan, tetapi kasus ini tidak kunjung terselesaikan. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *