Pengamat: Listrik Itu Disediakan Negara untuk Kesejahteraan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komitmen Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menurunkan tarif listrik mendapat apresiasi dari pakar energi dan kelistrikan, Ali Herman Ibrahim.

Menurut Ali Herman, janji Prabowo Subianto dalam 100 hari kerjanya akan menurunkan tarif listrik harus didukung, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Pembangunan tenaga listrik di Indonesia memiliki tujuan meningkatkan dan menyediakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Listrik itu disediakan negara untuk kesejahteraan,” kata Ali Herman dalam diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/4).

Dijelaskan Ali Herman, janji Prabowo menurunkan tarif listrik sangat realistis, dan bukan asal ngomong. Sebelum diucaokan, kata Ali Herman, Prabowo sudah pasti memoerhitungkannya, apalagi negara telah memberikan bantuan anggaran terhadap PT. PLN.

“Apa yang disampaikan Prabowo-Sandi bener kok, karena PLN itu sudah mendapatkan subsidi, Pada tahun ini saja Tahun ini 57,1,triliun,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan, untuk menurunkan tarif listrik perlu tambahan subsidi menjadi Rp 100-120 triliun dari saat ini Rp 57 triliun.

“Kalau menurut saya bisa, tapi itu harus meningkatkan subsidi. Yang paling bisa dilakukan itu kalau dalam 100 hari,” kata Ignasius Jonan di sela kunjungan ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/4). (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...