Polisi Gulung Komplotan Rampok Spesialis Nasabah Bank, Satu Orang Tewas Ditembak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Enam pelaku komplotan perampok uang nasabah bank diamankan jajaran Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Satu pelaku di antaranya tewas usai dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan polisi dengan senjata tajam saat hendak ditangkap.

Masing-masing dari pelaku tersebut berinisial B, 39; AF, 43; DH, 27; H, 37 dan DD, 36. Sementara satu orang pelaku yang tewas yaitu E, 38. Pelaku yang tewas merupakan ketua komplotan perampokan. Bahkan, saat beraksi pelaku tak segan melukai korbannya.

“Pelaku tak segan menyerang menggunakan senjata tajam apabila merasa terancam. Kalau korbannya melawan, mereka tak segan melakukan penganiayaan. Jadi ini bisa menakuti, betul-betul melukai,” ujar Kombes Pol. Argo Yuwono saat di RS Polres Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/4).

Argo menjelaskan, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda-beda. Ada pelaku yang bertugas melumpuhkan korban saat korban berkendara usai mengambil uang di Bank.

Ada pula yang menebar ranjau paku, agar kendaraan korban pecah, ada pula pelaku yang menggunakan cincin paku yang sudah disiapkan dan dimodifikasi agar mudah merobek ban kendaraan korban.

Untuk itu, kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati usai mengambil uang baik di ATM maupun di bank dengan jumlah uang banyak. Polisi mengingatkan agar nasabah jangan sendirian usai menarik uang dengan nominal cukup besar.

“Masyarakat pun tak segan meminta bantuan polisi jika mengambil uang dalam jumlah yang cukup besar,” imbau Argo.

Sementara, Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Malvino Edward Yusticia menjelaskan, kawasan sekitar bank menjadi sasaran utama para pelaku untuk beraksi mencari korbannya. Para pelaku biasanya beraksi di tempat berbeda di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Saat diinterogasi, mereka mengaku beraksi di Bekasi, Jakarta Utara dan Timur,” kata dia.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian Dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar