Sasar Usia Muda, Hindari 5 Penyebab Penyakit Jantung

FAJAR.CO.ID--Penyakit jantung saat ini semakin bergeser ke usia muda. Catatan di sejumlah rumah sakit spesialis penyakit jantung, ada beberapa pasien usia produktif yakni 30-40 tahun sudah terkena penyakit jantung. Lalu apa sebabnya?

Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi penyakit kardiovaskular atau Cardiovascular Diseases (CVD) di seluruh penduduk Indonesia pada semua usia adalah 1,5 persen. Artinya 15 dari 1.000 orang di Indonesia menderita penyakit jantung.

Klik Polling Capres-Cawapres 2019 Pilihan Anda

Penyakit jantung juga merupakan tantangan utama dalam pelaksanaan Universal Health Coverage karena prevalensi yang semakin lazim dalam populasi. Pada kondisi kronis, biaya pengobatan yang harus dikeluarkan cukup mahal.

Kepala Subdirektorat Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Kementerian Kesehatan, dr Asik Suryo memaparkan, semua faktor resiko penyakit jantung menghantui genetasi muda.

“Misalnya saat ini ada budaya mager alias males gerak. Lapar tinggal pesan online. Lalu makanannya tinggi GGL yakni Garam Gula Lemak. Diabetes, hipertensi, dan rokok ini faktor risiko penyakit jantung yang paling banyak. Ini semua temannya penyakit jantung, saudaranya. Kalau punya riwayat ketiganya berisiko kena sakit jantung,” katanya tersenyum dalam konferensi pers bersama Philips Indonesia dalam rangka Hari Kesehatan Sedunia, Jumat (12/4).

Dokter Asik juga menyatakan, pemerintah sudah mengutamakan gerakan pencegahan penyakit dan promosi kesehatan. Yakni melalui program POSBINDU (Pos Pembinaan Terpadu untuk Penyakit Tidak Menular), GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), dan CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin Olahraga, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...