Tahun Politik Tak Pengaruhi Kinerja Perbankan

Jumat, 12 April 2019 11:21

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Secara umum, pebisnis berpendapat bahwa tahun politik akan membuat ekonomi mengalami pelambatan. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kredit industri perbankan di tahun 2019 diproyeksikan mengalami stagnansi dikisaran 12-13%. Senada dengan OJK, Indef bahkan memiliki angka proyeksi yang lebih ketat dimana pertumbuhan kredit perbankan tahun 2019 diperkirakan bergerak stabil di angka 8,5-9,5%.

Amar Bank terus mengalami pertumbuhan sejak 2014. Pada 2018, asset amar Bank sudah mencapai dua triliun rupiah sehingga terjadi peningkatan sebesar 10 kali lipat. Hal ini menunjukan solidnya fondasi Amar Bank di tahun politik. Bagi Amar Bank, tahun politik di Indonesia tidak terlalu mempengaruhi kinerjanya.

Buktinya, Amar Bank pada Senin (01/04) membuka kantor cabang di Wiyung, Surabaya Barat, Kota Surabaya, Jawa Timur. Dana Pihak Ketiga (DPK) Amar Bank telah mencapai lebih dari satu triliun rupiah pada Desember 2018. Dengan pembukaan Cabang Wiyung, diharapkan akan mendorong peningkatan kinerja Bank di tahun 2019.

“Kami melihat potensi yang masih luas untuk digali pada segmen retail, sehingga kami fokus pada segmen ini,” ujar Vishal Tulsian Managing Director Amar Bank dalam siaran persnya baru-baru ini.

Dengan pembukaan cabang ini, maka Amar Bank memiliki lima jaringan kantor yang terdiri dari tiga Kantor Cabang (dua di Surabaya dan satu di Jakarta), satu Kantor Cabang Pembantu di Surabaya dan satu  Kantor fungsional di Jakarta.

Bagikan:

Komentar