Tekan Harga Bawang, Kementan Gelar Operasi Pasar di 46 Pasar di Jakarta

Jumat, 12 April 2019 - 08:48 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari, dari 12 sampai 16 April 2019 di beberapa titik wilayah Jakarta.

“Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar, diharapkan harga bisa stabil darn kembali normal,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi saat melakukan pelepasan operasi pasar di Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Jakarta Jum’at (12/4).

Bawang merah yang dijual kepada masyarakat sebanyak 10 ton dengan harga Rp 20.000,-kg, dan 10 ton bawang putih dengan harga Rp 23.500/kg.

Selain di TTIC, OP yang dilakukan dengan menggandeng Gapoktan LUPM, PT. Food Station Tjipinang Jaya dan CV. Cahaya Bahari ini juga digelar di 46 lokasi diantaranya 39 pasar, 2 kecamatan, 3 kelurahan dan 1 perumahan di wilayah Jakarta.

Operasi Pasar dilakukan di pasar eceran dan kecamatan/kelurahan di DKI, yang harga bawangnya tinggi dan juga termasuk lokasi masyarakat menengah ke bawah. Sehingga diharapkan langsung menyentuh konsumen akhir dan tepat sasaran.

Menurut Agung, Kementerian Pertanian memiliki instrumen dalam upaya stabilisasi harga panga melalui Toko Tani Indonesia (TTI) dan TTI (Centre) yang berperan sebagai distribution center.

TTI dan TTIC memiliki aktivitas menyalurkan bahan pangan pokok ke konsumen langsung dengan harga terjangkau, namun kualitasnya tetap terjaga.

“Dengan demikian, Kementan melalui TTITTIC turut berperan dalam upaya pemerintah menjaga
kestabilan harga bahan pangan pokok yang pada akhirnya berkontribusi menurunkan inflasi,” tegas Agung. (RGR/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.