Tersangka Pengeroyok Audrey Alami Depresi

FAJAR.CO.ID--Polisi terus menuntaskan pemberkasan tiga tersangka pelaku penganiayaan terhadap Audrey, seorang siswi SMP di Pontianak. Seluruh saksi dan tersangka telah diperiksa. Setelah sembuh dari trauma, AU juga bakal diperiksa sebagai korban.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, target penyidik saat ini adalah menyelesaikan berkas perkara kasus penganiayaan tersebut. “Tinggal korban (yang belum diperiksa),” ujarnya.

Beberapa hari belakangan, pemeriksaan tidak bisa dilakukan karena korban mengalami trauma dan belum sehat. Dalam menangani kasus tersebut, polisi telah memeriksa 11 saksi.

Kapolresta Pontianak, Kombes Muhammad Anwar Nasir menyatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari saksi PP yang merupakan sepupu AU, serta pelaku yang merupakan teman para tersangka yang saat itu berada di TKP.

Terkait adanya perbedaan keterangan dari kedua pihak, penyidik akan melakukan konfrontasi berdasar BAP. Anwar mengakui, memang ada perbedaan keterangan antara korban dan pelaku. Salah satunya soal kekerasan yang dilakukan pada organ vital.

Dia menyatakan, berdasar keterangan korban, daerah kemaluannya ditekan dari luar celana. Sementara itu, menurut keterangan pelaku, mereka tidak melakukan hal tersebut.

Anwar menegaskan, sesuai dengan amanat UU Peradilan Anak dengan ancaman hukuman di bawah tujuh tahun penjara, akan dilakukan diversi dengan mengundang kedua pihak. Pihaknya juga segera menyelesaikan administrasi penyidikan kemarin.

Sementara itu, keluarga korban meminta dilakukan visum ulang terhadap AU. Sebab, berdasar pernyataan polisi, tidak ditemukan permukaan yang robek maupun memar pada bagian organ kelamin korban.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...