Wujudkan Harapan Dinkes, Mahasiswa Bidan Unimerz KKN di Pangkep

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Akhir-akhir ini, kasus stunting menjadi sorotan dan Dinas Kesehatan pun berupaya menangani persoalan tersebut.

Salah satunya, Kabupaten Pangkep yang masuk dalam tujuh kabupaten dengan kasus stunting terbanyak di Sulsel. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, dr Indriaty Latief MKes, dalam pembekalan magang KKN Angakatan II Unimerz Maret Lalu.

Dalam kesempatan tersebut Indriaty berharap mahasiswa kebidanan juga dapat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pangkep agar dapat mereduksi angka kasus stunting dan persoalan ibu serta bayi lainnya.

Harapan tersebut terjawab ketika akhirnya tim KKN Unimerz mengirim 136 mahasiswa DIII dan DIV Kebidanan dan 20 dosen pembimbing untuk melaksanakan program KKN Angkatan III Unimerz pada Senin (8/04/2019) di 12 posko wilayah kerja Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep.Program KKN angkatan III ini dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 27 April 2019.

Ratusan mahasiswa bidan ini akan menggali persoalan stunting karena menurut Indriaty masalah stunting dimulai ketika masa kehamilan. Sehingga hadirnya mahasiswa bidan dapat mengedukasi ibu hamil agar mengomsumsi makanan yang bergizi dan ibu-ibu memberikan makanan paling bergizi bagi anak-anak yang berada dalam masa tumbuh.

“Program Kesehatan Pangkep akan disinergikan dengan program KKN Unimerz, agar dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat, serta masyarakat dapat hadirnya Unimerz di Kabupaten Pangkep,” ungkap Kepala Bagian Abdimas, Safaruddin., SSi Apt MSi ketika ditemui di LPPM, Kamis (11/04/2019). (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment