Ajiep: DPD Kuat, Aspirasi Daerah Aman

Sabtu, 13 April 2019 - 17:52 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perebutan kursi DPD untuk dapil Sulsel sengit untuk Pemilu 2019 ini. Apalagi, calon mendominasi Pileg 2014 lalu, Aziz Qahhar Mudzakkar tidak lagi maju sebagai calon senator.

Calon anggota DPD petahana, Ajiep Padindang menilai pertarungan kali ini lebih seru ketimbang Pileg lalu. Pasalnya, rata-rata tokoh yang maju kali ini kekuatannya hampir sama.

Ajiep sendiri mengaku maju kembali karena ingin menuntaskan perjuangannya selama ini di DPD. Salah satunya adalah ingin memperkuat kewenangan DPD.

“Selama empat tahun lebih perjuangan kita adalah memperkuat DPD. Caranya amandemen UU 1945, sampai empat tahun lebih belum mampu kami mendorong dan meng-golkan untuk amandemen 1945. Memperkuat wewenang fungsi, selama ini wewenangnya adalah memberi pertimbangan kepada DPR dan pemerintah hanya supporting. Sehingga kami merasakan tidak cukup kuat,” katanya.

Jika diberi amanah lagi dia berjanji akan melanjutkan perjuangan ini dengan terus melobi pimpinan fraksi di DPR, pimpinan partai dan pemerintah agar amandemen UU 1945 bisa terwujud demi memperkuat kewenangan DPD.

Selanjutnya, Ajiep ingin agar Sulsel bisa unggul dan berkarakter. Hal ini kata dia, sejalan dengan visi misi gubernur Sulsel. “Karena yang kita perjuangkan adalah pemerintah daerah. Saya ingin memperjuangkan Sulsel di pusat yang unggul dan berkarakter,” katanya lagi.

Unggul dari segi manusianya. Manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing. Penjabarannya bagaimana? Lanjut Ajiep, ada pada pendidikan dan kesehatan. Karena Sulsel IPM masih rendah, jadi kalau mau meningkat maka Sulsel harus diperjuangkan untuk alokasi anggaran ke sekolah menegah kejuruan dan perguruan tinggi yang berbasis kompetensi

“Karena ke depan yang dibutuhkan sertifikat kompetensi. Di luar begitu kalau mau kerja, perubahan tidak tanya mana ijzahmu, tetapi mana sertifikat kompetensimu,” ujarnya. (rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.