Milenial Harus Ikut Menjaga Cagar Budaya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Generasi milenial menjadi segmen usia yang diharapkan ikut menjaga cagar budaya. Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel, Laode Muhammad Aksa, memaparkan bahwa cagar budaya tidak sekadar bicara benda-benda maupun bangunan dan situs. Tetapi juga juga terkait dengan nilai-nilai historis.

“Cagar budaya merupakan warisan yang penting untuk dijaga dan dilestarikan, terutama membentuk mental dan karakter generasi muda milenial,” paparnya dalam seminar Menjaga Cagar Budaya, Sabtu, 13 April di hotel Dinasti.

Ia menyadari mengajak generasi milenial untuk mencintai cagar budaya tidak mudah, dan perlu dilakukan berbagai langkah.

“Makanya kami banyak sosialisasi. Ada website juga memanfaatkan media sosial,” paparnya.

Founder Komunitas Historia Indonesia, Asep Kambali mengungkapkan, sejarah dan budaya bangsa sangat rentang hilang jika tidak dikelola dan dijaga. Dampak dari hilangnya kebudayaan, tidak ada jati diri yang melekat.

“Kebudayaan merupakan jati diri yang mesti kita jaga. Jika kita melupakan kebudayaan, maka kita telah kehilangan jati diri,” tuturnya

Seminar Menjaga Cagar Budaya ini diselenggarakan Lembaga Lingkar bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel. Pemateri lainnya yang hadir yakni sejarawan Unhas, Dias Pradadimara dan juga dosen Universitas Sanata Darma, Yerry Wirawan. (abd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment