Pemain Inter Keturunan Indonesia Ini Kritik Icardi

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MILAN—Pemain Inter Milan, Radja Nainggolan memberikan kritik pada rekannya yang juga eks kapten, Mauro Icardi. Menurutnya, masalah Icardi mestinya tidak perlu berlarut-larut karena merusak tim. “Terlalu banyak yang dikatakan. Jika Icardi memiliki masalah dengan seseorang, itu seharusnya terserah dia untuk menyelesaikannya dan tidak membiarkan masalah itu merusak anggota tim lainnya,” tegas pemain keturunan Indonesia tersebut. Ban kapten Icardi dilucuti pada 13 Februari dan langsung mengaku cedera lutut, yang tampaknya tidak muncul dalam tes medis. Setelah enam minggu pengasingan dan negosiasi dengan klub melalui pengacara, Icardi kembali ke tim minggu lalu. “Semua orang dalam tim adalah penting, tetapi tidak ada yang sangat diperlukan. Mauro adalah pemain hebat, tetapi kami memiliki pemain seperti Lautaro Martinez yang bermain sangat baik ketika diberi kesempatan,” tegas Nainggolan kepada surat kabar Corriere dello Sport. Ia berharap sekarang masalah ini berakhir. “Cukup sekarang, dia sedang berlatih dan tersedia, sama seperti orang lain. Jika dia terus seperti ini dan mencetak gol, maka dia adalah pemain penting untuk dimiliki,” ujarnya. Apakah Nainggolan pernah memberi saran kepada Icardi setelah ia keluar dari skuat? “Saya memberi tahu dia apa yang saya pikirkan, yaitu bahwa jika dia memiliki masalah yang perlu dia selesaikan dengan seseorang, seluruh anggota tim tidak dapat dibuat untuk membayarnya dengan ketidakhadirannya,” bebernya. Ia juga memuji pelatih Luciano Spalletti dalam menangani situasi Icardi. “Spalletti menempatkan fokus pada grup. Pelatih harus dapat dipercaya di mata para pemainnya dan Spalletti berusaha menangani situasi sebaik mungkin dengan melakukan apa yang harus ia lakukan,” katanya. “Bahkan jika Spalletti menginginkan saya di sini di Inter, saya membayar harganya ketika saya melakukan kesalahan. Begitulah cara kerjanya. Untuk semua orang,” lanjut Nainggolan yang datang terlambat untuk berlatih beberapa kali dan membuatnya diskors selama seminggu dan mendapat denda. (Football Italia/amr)  
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan