Polresta Solo Pelototi Knalpot Kendaraan Peserta Kampanye

Sabtu, 13 April 2019 - 10:52 WIB

FAJAR.CO.ID, SOLO – Polresta Solo tidak akan menoleransi peserta kampanye yang nekat menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot brong atau tidak sesuai standar. Penindakan akan langsung dilakukan jika ada peserta kampanye yang kedapatan menggunakannya.

“Kami akan menindak tegas siapa pun yang menggunakan knalpot brong. Nekat menggunakan knalpot brong, kendaraan langsung kami angkut,” tegas Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai kepada JawaPos.com, Sabtu (13/4).

Untuk penindakan peserta kampanye dengan knalpot brong, Polresta Solo menyiagakan personel di berbagai titik. Jumlah personelnya diklaim sudah mencukupi untuk pengamanan kampanye. “Personel yang kami siagakan secara maksimal dan kami siagakan di daerah perbatasan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menginstruksikan agar dilakukan penindakan terhadap peserta kampanye yang menggunakan knalpot brong. Jika masih ada yang menggunakan akan diamankan dan diminta untuk menggantinya dengan knalpot standar.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Solo (PDIP) F.X. Hadi Rudyatmo menegaskan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada para kader dan simpatisan agar tidak menggunakan knalpot brong saat kampanye. Instruksi itu diyakini akan diikuti seluruh kader dan simpatisan PDIP di Solo.

“Tetapi kadang yang masuk Solo itu dari kuar daerah. Kalau itu saya tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kalau yang dari Solo, saya sudah menginstruksikan agar jangan menggunakan knalpot brong. Karena selain melanggar lalu lintas, juga mengganggu masyarakat lainnya,” ucap Rudy.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.