Beredar Pesan Larangan Bahas Pemilu di Masa Tenang, Bawaslu: Yang Dilarang Tim Sukses

Minggu, 14 April 2019 - 06:14 WIB
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Sebuah pesan berantai tentang larangan membahas pemilu beredar di media sosial. Isinya bahkan mengancam publik yang membahas pemilu di medsos.

Ancamannya bahkan bisa langsung ditangkap oleh pihak berwajib. Namun, setelah ditelusuri, pesan tersebut ternyata tidaklah benar. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja mengatakan, masyarakat diperbolehkan menunjukkan dukungannya kepada kandidat Pilpres 2019 di sepanjang masa tenang.

Ia menyebut, Bawaslu tak bisa melarang masyarakat memperbincangkan kandidat di media sosial selama masa tenang sebab hal itu merupakan hak yang dijamin UUD 1945.

Ia menambahkan yang dilarang menunjukkan dukungan di masa tenang ialah tim sukses, tim pelaksana kampanye, dan kandidat.

Bagja menambahkan, publik memiliki hak untuk berekspresi apalagi bila dia tidak memiliki keterhubungan dengan tim sukses kedua pasangan capres dan cawapres.

Meski begitu, Bawaslu akan mengupayakan proses verifikasi apakah akun perorangan di media sosial itu memiliki keterkaitan dengan tim sukses melalui konsistensi unggahan dan jejak digital lainnya atau murni milik individu.

Bawaslu juga bakal menindak akun perorangan yang menayangkan iklan kampanye berbayar di masa tenang. Sepanjang dukungan yang disampaikan di media sosial bukan merupakan iklan berbayar, Bawaslu tak permasalahkan.

“Pasti. Tentu kami akan verifikasi. Kami punya sistemnya dan teman-teman Kominfo juga punya sistemnya,” tutup Bagja. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.