Difitnah Secara Keji, Ini Jawaban Luar Biasa UAS

Minggu, 14 April 2019 - 15:34 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah menggelar pertemuan dengan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ustadz Abdul Somad alias UAS langsung difitnah secara kejih oleh orang yang tak dikenal, lewat akun twitter Said Didu.

Isi fitnah yang dialamatkan ke UAS sangat tidak tidak manusia, namun UAS tetap tenang dalam menjawab fitnah tersebut. Meski tidak secara ekplisit mambahas fitnah tersebut. Namun postingan Ustaz Abdul Somad di Instagramnya seakan menjawab tudingan fitnah yang dialamatkan kepadanya.

“Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan,” tulis Ustaz Somad, Minggu, 14 April 2019.

Sekadar informasi, belakangan akun twitter mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu diretas oleh orang tak bertanggungjawab. Akun itu kemudian membagikan fitnah tentang Abdul Somad.

Sebelum Said Didu, akun mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, lebih dahulu dikerjai. Akun Twitter Dahlan dicuri tak lama setelah dirinya tampil dan memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Surabaya, Jumat kemarin (12/4).

Dahlan berhasil kembali menguasai akun Twitternya. Namun, follower sebanyak 2,2 juta yang dimilikinya hilang musnah. Seperti Dahlan, Said Didu juga menghadiri pidato kebangsaan Prabowo Subianto itu. Keduanya masuk dalam daftar tokoh yang ikut dalam “pemerintahan” Prabowo-Sandi bila memenangkan pilpres.

Sudah barang tentu, fenomena ini mengundang perhatian dan dugaan-dugaan tertentu. Tokoh Garbi dan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam twitnya barusan mempersoalkan hal ini.

Yang jadi korban pencurian dan fitnah adalah tokoh-tokoh di kubu 02. Dia menyebut sejumlah nama, mulai dari Haikal Hassan, Ferdinand Hutahean, Dahlan Iskan dan Said Didu. “Kesimpulan, di kubu mana pencuri dan tukang fitnah kumpul?” tanya Fahri Hamzah.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Moh. Mahfud MD dalam twitternya juga mengomentari soal kasus ini. Dia mengajak semua pihak tidak terpancing, karena bisa jadi pembajakan ini adalah upaya untuk mengadu domba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.