Masa Tenang, Kapolda Metro Jaya: Jangan Ada yang Jadi Kompor

Minggu, 14 April 2019 - 17:38 WIB
TNI-Polri menggelar apel pengamanan pemilu 2019. ( Issak Ramdhani/JPC)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Memasuki masa tenang Pemilu 2019 yang dimulai hari ini, TNI dan Polri mengimbau agar seluruh komponen masyarakat bisa ikut meredakan suhu politik yang sempat memanas. Pemilihan pun akan digelar pada 17 April mendatang.

“Kita cooling system. Jangan ada yang jadi provokator, agitator, ataupun kompor-kompor yang sebabkan menjadi panas. Sekarang sudah dingin, sudah bagus, kami pertahankan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono usai gelar apel patroli skala besar TNI-Polri di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (14/4).

Apalagi katanya, pemilu adalah agenda tahunan dalam sebuah negara demokrasi. “Jangan karena kegiatan ini ada orang tertentu, kelompok tertentu yang memprovokasi dapat terjadinya konflik sosial bahkan perpecahan,” sebut Gatot.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat menciptakan pemilu yang aman, damai, dan lancar. Siapapun yang terpilih, semua masyarakat harus menerimanya sebagai pemimpin Indonesia.

“Siapapun yang terpilih itu kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Jangan sampai kita memilih, terjadi perpecahan di antara kita karena ada hasutan, provokator dan lain-lain,” tegas Gatot.

Selain itu, ia meminta agar tidak ada lagi berita hoax jelang Pemilu 2019. Polda Metro dibantu Mabes Polri gencar melakukan patroli Siber.

Jika ada yang membuat dan menyebarkan hoax, akan ada aturan dan mekanisme hukum yang diterapkan. Terlebih dahulu polisi melakukan langkah persuasif dengan memberi peringatan kepada pelaku atau buzzer dari berita bohong tersebut.

“Tetapi kalau berita hoax itu bisa menyebabkan sekali saja, ganggu keamanan, stabilitas, kita lakukan tindakan tegas dengan penegakkan hukum,” pungkasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.