PBNU akan Berangkatkan 3.625 Pemudik saat Lebaran 2019

Minggu, 14 April 2019 - 17:01 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Idul Fitri 2019 akan jatuh pada 5 Juni mendatang. Biasanya menyambut hari raya tersebut umat muslim pulang kampung (mudik). Mudik ini ada yang digelar individu, ada juga yang bersama-sama.

Beberapa tahun belakangan kerap ada program mudik bersama secara gratis. Program itu digelar oleh sejumlah pihak. Baik pemerintah, swasta, maupun organisasi lainnya.

Pada Lebaran 2019 ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pun kembali menyelenggarakan program Mudik Berkah Bareng NU (MBB-NU). Kali ini, Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU akan memberangkatkan 3.625 pemudik ke kampung halamannya.

“Kami ingin menyapa dan melayani para urban Ibu Kota Jakarta, khususnya warga nahdliyyin yang ingin berlebaran di kampung halaman mereka masing-masing secara gratis,” ujar Sekretaris LTM PBNU Ibnu Hazein dalam pembukaan MBB-NU 2019 di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Minggu (14/4).

Menurut Ibnu Hazein, kegiatan tersebut menambah program baru, yaitu arus balik dari kampung kembali ke Jakarta. Selain itu, MBB-NU tetap mempertahankan rute Jakarta-Lampung dengan tujuan akhir Tulang Bawang.

“Pemudik akan dipusatkan berangkat dari Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari Daan Mogot pada 30 Mei. Sedangkan arus balik dari kampung ke Jakarta dilaksanakan pada 15 Juni, secara terbatas di masing-masing pengurus wilayah dan cabang NU yang ditunjuk oleh LTM-PBNU,” tuturnya.

Ibnu mengimbau peserta mengambil formulir mudik gratis yang sudah mulai dibuka pada hari ini di kantor PBNU. Syarat dan ketentuan untuk mendapatkan formulir mudik gratis cukup menyerahkan foto copy KTP atau SIM, dan Kartu Keluarga (KK).

Kemudian, penukaran tiket atau kepastian mendapatkan seat dilakukan pada Minggu (5/5) mendatang.

“Jumlah seat yang disediakan untuk termin pertama (hari ini) sebanyak 2.000 seat dengan berbagai trayek/kota tujuan. Formulir sisanya sebanyak 1.600 seat akan dibuka kembali pada hari minggu tanggal 28 April 2019,” papar dia.

Adapun berbagai rute yang disediakan untuk wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Mulai dari Kuningan, Cilacap, Tegal, Pekalongan, Semarang, Demak, Kudus, Solo, Wonogiri, dan Jogjakarta. Sedangkan untuk wilayah Jawa Timur akan menyisir kota-kota Tuban, Lamongan, Gresik, Bojonegeoro, Madiun, Jombang, Mojokerto, Malang, sampai ujung timur pulau Jawa dan Madura, serta ditambah rute Jakarta Lampung (Tulang Bawang dan Metro).

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *