Penembakan di Australia, Satu Tewas Tiga Luka-luka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MELBOURNE – Satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam penembakan di luar klub malam populer di Kota Melbourne, Australia. Tiga penjaga keamanan dan seorang lelaki yang antri di luar ditembak dalam insiden pada hari Minggu (14/4).

“Tampaknya tembakan dilakukan dari sebuah mobil di daerah ini kepada kerumunan orang yang berdiri di luar klub,” kata Inspektur Andrew Stamper kepada media dilansir dari BBC.

Polisi mengatakan, tidak ada bukti yang menunjukkan penembakan itu terkait teror. Penembakan massal di Australia jarang terjadi. Negara itu merombak undang-undang senjatanya setelah 35 orang ditembak mati di Port Arthur, Tasmania pada tahun 1996.

Pria yang tewas dalam penembakan di klub malam belum disebutkan namanya, tetapi media setempat melaporkan dia adalah seorang penjaga keamanan berusia 37 tahun.

Polisi mengatakan pria-pria lain yang tertembak berusia 28, 29, dan 50. Pria yang termuda berada dalam kondisi kritis.

Inspektur Detektif Victoria Andrew Stamper menggambarkan cedera yang mereka derita mengerikan. Belum ada penangkapan, dan polisi telah meminta saksi untuk ditanyai. Surat kabar Australia The Age mengatakan, para penyelidik kemungkinan akan memeriksa geng motor.

Sebenarnya penembakan yang terjadi di Melbourne, Australia tidak hanya terjadi kali ini. Para 2007 lalu, penembakan yang juga ditengarai dilakukan oleh geng motor menewaskan satu orang. Dilansir dari The Age beberapa waktu yang lalu, pelaku penembakan ketika itu bernama Christopher Wayne Hudson, 29. Nine Network juga mengatakan Hudson adalah anggota geng motor Hell’s Angels.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment