Surat Suara Tercoblos di Malaysia, PDRM Periksa Davin Kirana?

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MALAYSIA–Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membantu Polis Diraja Malaysia (PDRM), menginvestigasi surat suara tercoblos di Selangor. Tim dari Bareskrim pun sudah bergabung sebagai bentuk asistensi.

“Dari Bareskrim sudah koordinasi dengan PDRM. Karena itu merupakan yurisdiksi Malaysia, maka melakukan joint investigasi dalam rangka menguji atau mengecek peristiwa tersebut,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (14/4).

Hasil investigasi, apakah melanggar peraturan perundang-undangan Malaysia, nanti akan disampaikan secara resmi oleh PDRM. Bawaslu juga akan melakukan assessment apakah ada pelanggaran tindak pidana pemilu atau tidak dalam kasus ini.
“Prinsipnya, semua masih investigasi bersama antara PDRM dengan Polri,” sebut dia.

Investigasi juga termasuk kabar yang beredar di media sosial bahwa ada keterlibatan dua WNI. Sejauh ini, hasil temuan sementara belum bisa disampaikan.

“Baru besok akan dibuat suatu kesimpulan sementara hasil pemeriksaan para pihak, kemudian analisa barang bukti yang ditemukan di lapangan,” tutur Dedi.

Jenderal bintang satu itu mengatakan, mereka yang diperiksa adalah orang-orang yang ada di dalam video yang sempat viral tersebut. Lalu, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Selangor, Malaysia. Tak terkecuali pemilik kios yang diduga sebagai tempat penyimpanan surat suara tersebut.

Soal apakah Davin Kirana selaku calon legislatif yang dicoblos namanya dalam surat suara tersebut juga akan diperiksa, Dedi tidak mengetahuinya secara pasti. “Tapi semua pihak yang mengetahui peristiwa itu akan dimintai keterangan oleh tim joint investigasi PDRM dan Polri,” katanya.

Diketahui, surat suara tercoblos diduga terjadi pada saat pemilu yang berlangsung di Selangor, Malaysia. Informasi itu didapatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Lembaga itu pun merekomendasikan penghentikan pemilu di Malaysia.

Adapun kejadian itu diabadikan salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Melalui sebuah video, ada sekitar puluhan kantong plastik hitam dan putih yang berisikan kertas surat suara yang ditumpuk dalam sebuah ruko. Setelah dibuka beberapa sampel, surat suara itu telah tercoblos ke pasangan calon nomor urut 01.

Tidak hanya tercoblos pada surat suara pemilihan presiden, akan tetapi kertas surat suara itu juga tercoblos salah satu caleg partai Nasdem, Davin Kirana. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment